Ayam Bekisar: Asal Usul, Ciri, Jenis dan Tips Cara Jitu Merawatnya

ayam bekisar

Researchpaperorder – Ayam Bekisar merupakan hasil dari persilangan yang menghasilkan strain baru yang di sambut dengan antusias oleh para pecinta ayam hias di Nusantara. Keindahan bulunya dan suaranya membuatnya sangat cocok sebagai hewan peliharaan bagi masyarakat. Selain itu, keunikan dan keindahan Ayam Bekisar juga menjadi fokus dalam perlombaan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian dan stabilitas nilai jual dimilikinya. Tak heran jika dalam dunia hobi ayam, harganya seringkali mencapai level yang tidak masuk akal bagi orang yang tidak memahami. Jika Anda tertarik untuk memelihara Ayam Bekisar, mari menyimak ulasan lengkapnya bawah ini.

Asal Usul Ayam Bekisar

Untuk di ketahui, Ayam Bekisar merupakan hasil dari perkawinan silang antara ayam hutan dan ayam kampung kemudian menetas menjadi bekisar. Sejarah awal dari hewan peliharaan ini bermula dari budidaya di wilayah Kangean, Sumenep, Madura. Bahkan, unggas ini di angkat sebagai maskot Provinsi Jawa Timur. Dari catatan sejarah lain yang beredar di masyarakat, nama “ayam bekisar” di yakini berasal dari putra keturunan raja Mataram yang di asingkan ke Madura, yang bernama Bekisar.

Selama masa pengasingannya, Tuan Bekisar melakukan percobaan dengan melakukan perkawinan silang antara ayam hutan pejantan asli dengan ayam kampung betina lokal. Dengan semakin berkembangnya, ayam ini akhirnya di beri nama sesuai dengan nama sang pionir, hingga saat ini kita mengenalnya sebagai ayam bekisar.

Ciri dan Karakteristik Ayam Bekisar

Untuk mengenali Ayam Bekisar secara khusus, terdapat beberapa ciri fisik dan suara berkokok yg dapat menjadi panduan. Berikut adalah beberapa ciri dan karakteristik yang bisa di kenali antara lain:

  • Ukuran badan Ayam Bekisar lebih kecil daripada ayam kampung jantan, namun lebih besar daripada pejantan (ayam hutan hijau).
  • Suara berkokoknya terdiri dari dua ketukan atau dengan nada o e ooee, kadang-kadang juga terdapat nada yg pendek maupun panjang. Suaranya lantang namun tidak kasar.
  • Warna bulunya bervariasi lebih dari dua warna serta biasanya bersinar.
  • Karakteristik bulu pada bagian leher biasanya tidak lancip, melainkan bulat atau lonjong.
  • Rata-rata bobot Ayam Bekisar kurang dari 2 kg.
  • Sebagian besar Ayam Bekisar bersifat mandul, meskipun dalam beberapa kasus tertentu, ketika di kawinkan dengan jenis ayam lain, mereka dapat menghasilkan keturunan.
  • Generasi Ayam Bekisar tidak bisa di patenkan.

Dengan mengenal ciri-ciri khusus ini, dapat membantu dalam mengidentifikasi serta mengapresiasi keunikan dari Ayam Bekisar.

Aneka Jenis Ayam Bekisar Yang Dikenal

Perkembangan Ayam Bekisar di Indonesia telah menghasilkan berbagai jenis baru dengan ciri khas yang khas, baik dari segi fisik, warna bulu, suara, maupun gestur tubuhnya. Berikut beberapa jenis yang telah di kenal:

Bekisar Putih

Bekiput adalah hasil dari eksperimen lanjutan menghasilkan strain baru dengan warna bulu yg sangat unik serta menarik. Banyak penghobi yg menyebutnya sebagai Bekisar Joga atau Bekiput, mengingat awal pengembangbiakan di lakukan di Yogyakarta. Sejarahnya di mulai dengan menggunakan induk betina ayam kampung lokal berwarna putih. Proses pemurnian yang memakan waktu yang lama membuatnya sering kali memiliki harga lebih mahal di bandingkan dengan jenis lainnya. Ciri-ciri Bekiput meliputi warna bulu yang putih polos, kaki yg sepenuhnya putih, dan jengger merah berukuran besar.

Gallus Aenus

Unggas ini di tandai dengan memiliki jengger bergerigi 8 yang relatif kecil dan pial berukuran sedang. Warna bulunya bagian atasnya berwarna ungu dengan sentuhan kuning emas yang memikat.

Bekisar Kangean

Bekisar Pulau Kangean terkenal karena asal mula kepopuleran ayam hias asli Indonesia ini berasal dari Pulau Kangean, Sumenep, Madura. Kini, Bekisar Pulau Kangean menjadi inspirasi bagi para pecinta bekisar lainnya untuk melakukan crossbreed. Unggas ini biasanya di bentuk dengan menggunakan induk betina memiliki bulu dengan satu jenis warna, seperti kuning, kelabu, merah, serta hitam. Hal ini menghasilkan perpaduan warna yg relatif sedikit, sehingga memudahkan penghobi untuk mengenali jenis ini.

Gallus Temminckii

Ciri fisik dari jenis bekisar ini termasuk jengger bergerigi 6 dengan pial berwarna jambu. Warna bulunya cenderung merah mengkilap dengan plisir merah kecoklatan yang menawan.

Gallus Violaceus

Secara fisik, jenis ini memiliki jengger dengan model gerigi yg indah dan pial berukuran sedang. Corak bulunya berwarna ungu dengan permukaan yang halus dan mengkilap. Dengan adanya perkembangan ini, semakin menambah keberagaman serta kekayaan jenis Ayam Bekisar yang ada di Indonesia.

Bekisar Cemani/Hitam

Bekisar Cemani atau yg sering disebut Bekicem memiliki kesamaan dengan ayam bekisar pada umumnya, namun memiliki warna bulu yang dominan berasal dari genetik induknya, yaitu hitam legam yg mengkilap agak kehijauan. Penting untuk di catat bahwa ini bukanlah hasil dari perkawinan antara ayam kedu dengan ayam hutan. Ciri fisiknya menampilkan warna hitam polos sebagai warna dasarnya, namun terdapat pola bulu mengkilap yang mirip dengan ayam hutan. Bahkan, mulai dari paruh hingga kakinya, warnanya juga hitam.

Bekisar Multi Warna

Jenis ini mungkin muncul akibat banyaknya eksperimen persilangan antara jenis ayam hutan hijau dengan berbagai jenis ayam import. Ciri khas utamanya terletak pada pola warna beragam. Perlu di ketahui, warna multi ini juga bisa di hasilkan dari perkawinan silang dengan induk betina ayam kampung berbagai warna seperti abu-abu, kuning, coklat, merah, serta masih banyak lagi.

Tips Cara Jitu Merawat Ayam Bekisar Dengan Baik

Tidak dapat di pungkiri bahwa minat dan jumlah pemelihara ayam bekisar di Indonesia terus meningkat, bahkan telah terbentuk komunitas di setiap daerah. Kehadiran komunitas ini sangat penting untuk mengembangkan serta bertukar pengetahuan antara sesama penghobi. Namun, tidak semua penggemar memiliki pengetahuan memadai untuk merawat ayam mereka. Oleh karena itu, kami ingin memberikan beberapa tips cara jitu merawat yg baik dari sumber terpercaya antara lain:

Kandang Ayam

Kandang merupakan komponen utama yg sangat penting dalam pemeliharaan dan perawatan ayam. Dimana kandang dapat di bagi menjadi beberapa jenis berdasarkan fungsinya, seperti kandang jemur, latihan, dan perkembangbiakan. Ketiga jenis kandang ini memiliki manfaat yang berbeda-beda dan sangat di sarankan untuk menjaga kesehatan ayam. Seringkali, hal ini terlupakan oleh para penggemar karena keinginan untuk memiliki ayam bekisar.

Pakan Makanan

Pentingnya memberikan pakan yang sesuai dengan setiap fase usia ayam, terutama untuk menjaga kualitas suara kokok ayam bekisar, dengan rekomendasi campuran pakan yang mencakup madu, voer, beras merah, dan jagung. Selain itu, menu tambahan seperti buah-buahan dan sayuran segar juga disarankan, seperti tauge dan kangkung, sambil memastikan takaran pakan yang tepat untuk mencegah kegemukan yg dapat mempengaruhi kualitas suara. Jenis voer yang direkomendasikan mencakup AD 1, 511, A591, BR Super, dan 594, dengan penyesuaian takaran pakan sesuai kebutuhan ayam untuk menjaga kesehatan dan menghindari kegemukan.

Pakan Minuman

Perawatan lanjutan meliputi penyediaan air minum cukup bagi ayam bekisar, dengan rekomendasi sekitar 2-3 sendok makan per hari untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kualitas suara kokok. Pentingnya menjaga kejernihan suara ini terutama dalam konteks perlombaan, di mana suara yg tidak jernih dapat mempengaruhi penilaian dan nilai yang diberikan oleh juri, terutama dengan adanya suara “R” yang dapat mengurangi nilai. Untuk meningkatkan keindahan dan kejernihan suara, air minum yg dicampur dengan madu dapat membantu memperbaiki suara yang dihasilkan oleh ayam.

Rutin Cek Kesehatan

Pengawasan kesehatan ayam bekisar yang Anda pelihara sebaiknya dilakukan secara teratur, misalnya sekali seminggu atau dengan memantau aktivitasnya secara teratur karena kesehatan merupakan kunci utama bagi ayam. Anda dapat mengidentifikasi kesehatan ayam dari suhu tubuhnya, perilaku, dan kondisi kotorannya, termasuk warna dan teksturnya. Tanda-tanda seperti kotoran putih kapur, berdarah, atau berwarna kuning kehijauan dapat menunjukkan bahwa ayam mungkin tidak sehat atau tidak fit, dengan kemungkinan sekitar 90%.

Jemur Pagi Hari

Apabila kondisi kandang kurang memiliki sirkulasi udara yg baik dan minim sinar matahari, menjemur ayam di pagi hari sangatlah penting untuk menjaga kebugaran tubuh mereka. Dampak positif dari menjemur ayam adalah kesehatan yang baik, bulu yg halus serta mengkilap, kulit yang merona merah, dan aktivitas yang lebih aktif. Idealnya, proses menjemur dilakukan sebelum jam 10 pagi dengan durasi sekitar 1 jam. Dengan rutin melakukan menjemur, kemungkinan besar ayam akan lebih tahan terhadap penyakit dan pertumbuhannya akan lebih cepat.

Sediakan Obat

Kesehatan ayam tidak selalu dapat di pastikan, dan gejala tak terduga seperti penurunan nafsu makan atau kondisi tubuh yg pucat mungkin muncul. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan obat-obatan. Baik obat baik tradisional maupun kimia sebagai langkah pencegahan dan pengobatan masalah kesehatan pada ayam bekisar. Ini merupakan tindakan terbaik terutama bagi pemula dalam dunia peternakan yang mungkin tidak memiliki pengetahuan yg cukup. Penyediaan obat-obatan juga krusial untuk mengatasi penyakit menular dan mencegah penyebarannya ke ayam lain. Jenis obat yang di gunakan bisa bervariasi, dari herbal hingga kimia, tergantung pada kebutuhan serta kondisi kesehatan ayam.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *