Ayam Broiler: Sejarah, Jenis, Keunggulan, dan Pakan Terbaik

ayam broiler

Researchpaperorder – Ayam broiler atau yang lebih terkenal sebagai ayam pedaging adalah jenis ras unggulan hasil persilangan dengan tingkat produktivitas tinggi, terutama dalam menghasilkan daging. Ayam pedaging ini berasal dari perkawinan selektif yang terus menerus, sehingga kualitas genetiknya sangat baik. Selain itu, faktor-faktor pendukung lainnya termasuk pemberian pakan berkualitas, perawatan yang baik, pencegahan penyakit, dan sistem kandang yang teratur.

Salah satu keunggulan utamanya adalah masa beternak atau pembesaran yang relatif singkat, sehingga mencapai standar konsumsi tidak memakan waktu lama. Meskipun di panen pada usia muda, ayam broiler tetap menghasilkan daging yang berkualitas dengan tekstur yang lembut. Jika Anda tertarik untuk mencoba usaha ternak ayam broiler, mari menyimak ulasan bawah ini.

Sejarah Awal Mula Ayam Broiler Masuk Ke Indonesia

Ayam broiler pertama kali di perkenalkan ke Indonesia pada tahun 1953 hingga 1960 oleh Gabungan Penggemar Unggas Indonesia (GAPUSI) dengan tujuan memenuhi kebutuhan pasar lokal. Pada masa itu, banyak di lakukan penyilangan antara ayam impor dengan jenis ayam kampung lainnya. Meskipun awalnya penyilangan tersebut hanya sebagai hobi dan kesenangan, bukan untuk tujuan komersial.

Pada tahun 1967, impor broiler secara komersial di mulai di Indonesia. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kehewanan mencetuskan program Bimas Ayam dengan tujuan memasyarakatkan ayam ras kepada peternak unggas serta meningkatkan konsumsi hewani masyarakat yang saat itu masih rendah, hanya sebesar 3,5 gram per kapita per hari.

Kemudian dari adanya program Bimas Ayam mulai memperlihatkan hasilnya pada tahun 1978. Jumlah peternak ayam broiler semakin meningkat dan produksi daging ayam broiler pun meningkat pesat. Namun, krisis ekonomi Indonesia pada tahun 1998 menyebabkan penurunan drastis jumlah peternak ayam broiler hingga mencapai 50%.

Pada tahun 1999, usaha peternakan ayam broiler mulai pulih dari keterpurukan. Hingga saat ini, peternakan ayam broiler terus berkembang dan tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Meskipun di hadapkan dengan berbagai tantangan, broiler tetap menjadi salah satu produk paling unggulan dalam sektor peternakan di Indonesia. Keunggulan broiler terletak pada tingkat pertumbuhannya yang relatif lebih cepat serta tingkat konversi pakan yang tinggi. Memungkinkan peternak untuk bisa memproduksi daging ayam secara efisien, cepat dan ekonomis.

Namun, peternakan ayam broiler juga menghadapi beberapa tantangan, seperti kenaikan biaya produksi, ketidakstabilan kualitas pakan, serta perubahan iklim yang dapat memengaruhi produktivitas ayam. Oleh karena itu, perlu di lakukan upaya terus-menerus dalam pengembangan teknologi dan inovasi dalam peternakan broiler di Indonesia. Dengan demikian, di harapkan dapat menghasilkan produk ayam broiler dengan tingkat kualitas yang baik, efisien, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging ayam yang berkualitas dan bergizi tinggi.

Keunggulan dari Membudidayakan Ayam Broiler

Sejak awal program, ayam broiler memang di tujukan untuk memenuhi konsumsi masyarakat dan memberikan alternatif protein hewani yg lebih terjangkau di bandingkan dengan daging sapi. Selain itu, ada beberapa kelebihan dalam mengkonsumsi dan membudidayakan broiler, antara lain:

  • Pengolahan daging yg cepat: Broiler memiliki waktu pengolahan yang lebih cepat di bandingkan dengan hewan ternak lainnya seperti sapi atau kambing, sehingga dapat mempercepat proses produksi daging.
  • Kandungan zat besi: Daging ayam broiler kaya akan kandungan zat besi yang membantu mencegah anemia dan menjaga kesehatan darah.
  • Meningkatkan sistem imun: Konsumsi daging ayam broiler juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh, karena mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan.
  • Nutrisi 4 sehat 5 sempurna: Broiler merupakan sumber nutrisi yg lengkap, sesuai dengan prinsip 4 sehat 5 sempurna yang di anjurkan untuk pola makan seimbang.
  • Tekstur daging yg empuk dan berserat: Daging ayam broiler memiliki tekstur yang empuk dan berserat, membuatnya menjadi pilihan yang di sukai oleh banyak orang.
  • Lebih ekonomis bagi peternak: Budidaya broiler cenderung lebih ekonomis di bandingkan dengan ternak lainnya, karena memiliki waktu pemeliharaan yang lebih singkat dan biaya operasional yg relatif lebih rendah.
  • Waktu pemeliharaan yg cepat: Broiler dapat mencapai usia panen dalam waktu relatif singkat, yakni hanya dalam 4-5 minggu, sehingga mempercepat siklus produksi peternakan.

Kelebihan-kelebihan ini menjadikan ayam broiler sebagai pilihan yang populer baik bagi konsumen maupun para peternak.

Jenis-jenis dari Ayam Broiler Di Indonesia

Di Indonesia sendiri saat ini terdapat beberapa strain jenis ayam broiler yang banyak di budidayakan oleh para peternak. Berikut bawah ini adalah beberapa jenis broiler yang populer dan banyak di ternakkan, antara lain:

Strain COBB

Strain ini sangat populer di lebih dari 60 negara dan telah mengalami pengembangan yg signifikan. Fokus utama pengembangan COBB adalah pada perbaikan Food Conversion Ratio (FCR), yaitu rasio konversi pakan menjadi daging. COBB dikembangkan khusus untuk menghasilkan daging dada yg berkualitas baik dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik di lingkungan dengan iklim panas dan tropis.

Strain Ross

Strain Ross dikenal dengan efisiensi Food Conversion Ratio (FCR) yg tinggi. Broiler dari strain ini memiliki masa pertumbuhan yang sangat cepat dan tingkat daya tahan yang baik. Salah satu fokus pengembangan Ross adalah pada kaki yang kuat dan penopang dada yg besar.

Strain Hybro

Strain Hybro memiliki fokus pada pengembangan ketahanan dan daya hidup ayam. Presentasi strain ini dalam kondisi iklim tropis tergolong baik, dan ketahanannya terhadap penyakit ascites juga sangat baik. Selain itu, Hybro juga menekankan pada genetika karkas yang dihasilkan.

Setiap strain memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, tergantung pada kondisi lingkungan, tujuan budidaya, dan preferensi peternak. Oleh karena itu, pemilihan strain yang tepat perlu memperhatikan faktor-faktor tersebut agar budidaya ayam broiler dapat berjalan dengan optimal.

Pakan Makanan Terbaik Untuk Broiler

Untuk mempercepat masa panen dengan bobot yg maksimal, di perlukan pemberian pakan yang khusus di rancang untuk broiler. Berikut adalah daftar pakan makanan broiler yang terbaik dapat di berikan:

Broiler Pre Starter BR-0 Super F-Crumble

Pakan ini diperuntukkan untuk usia 1 hingga 10 hari. Pakan ini baik untuk pembentukan struktur tulang dan pencernaan ayam. Selain itu, juga meningkatkan kekebalan tubuh ayam terhadap penyakit serta membantu mencapai keseragaman pertumbuhan ayam.

Broiler Starter BR-I Crumble

Pakan ini dapat diberikan mulai dari usia 1 hingga 21 hari. Keunggulan dari pakan ini adalah mempercepat perkembangan seluruh organ ayam serta mempercepat pertumbuhannya.

Broiler Finisher BR-II Pellet

Pakan ini dapat di berikan setelah pakan Broiler Starter BR I, yaitu pada usia 22 hari hingga masa panen. Salah satu keunggulan dari pakan ini adalah menghasilkan Food Conversion Ratio (FCR) yang terbaik, sehingga memacu pertumbuhan berat badan ayam menjadi maksimal.

Informasi mengenai pakan ini didapatkan dari situs terpercaya. Selain itu juga dari pengalaman dari peternak lain juga sangat berharga untuk di bagikan. Semoga dengan adanya ulasanya ini dapat bermanfaat bagi Anda yang mungkin berkeinginan untuk mencoba usaha ternak ayam broiler. Semoga sukses.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *