Ayam Elba: Ciri Khas, Kelebihan dan Cara Budidaya Yang Baik

ayam elba

Researchpaperorder – Ayam Elba adalah jenis ayam petelur baru yang memiliki postur fisik yang mirip dengan ayam kampung asli. Namun, apakah nilai ekonominya sebanding dengan produksi telur dan dagingnya di pasar? Mungkin masih banyak orang yang belum akrab dengan kelebihan dan asal-usulnya.

Kami ingin berbagi informasi kepada Anda agar Anda memperoleh pengetahuan yang akurat. Ini akan membantu Anda mengambil keputusan dengan lebih yakin jika Anda tertarik untuk terlibat dalam beternak ayam Elba.

Kembali ke pokok pembahasan, ayam Elba memiliki ukuran yang lebih kecil di bandingkan dengan ayam petelur merah. Meskipun demikian, terdapat banyak kelebihan dari beberapa aspek yang perlu di pertimbangkan jika Anda ingin memulai beternaknya. Mari kita teliti penjelasan di bawah ini.

Ciri-Ciri Khas Ayam Elba

Apakah Anda masih kebingungan tentang ciri khas dari unggas kampung petelur? Jika iya, berikut adalah rangkuman yang dapat menjadi referensi untuk Anda:

Warna Bulu

Salah satu ciri khas yang membedakan unggas kampung petelur dari ras petelur biasa adalah keberagaman bulunya. Mereka memiliki beragam warna bulu, mulai dari coklat muda, putih, coklat tua, hingga kuning keemasan. Keberagaman ini membuatnya menjadi pemandangan yang menarik dan menarik untuk di budidayakan.

Bentuk Fisik

Ayam Elba dewasa memiliki bentuk tubuh yang ramping, dengan berat badan rata-rata 1,1 kilogram untuk wanita dan 1,3 kilogram untuk pejantan.

Kaki & Paruh

Sebagian besar ayam elba memiliki cakar dan paruh berwarna kuning, mirip dengan ayam kampung asli. Mereka juga sering memiliki cakar yang tidak berbulu atau disebut simbar.

Masa Bertelur

Unggas Elba memiliki masa produktif yang berlangsung selama sekitar dua tahun sebelum akhirnya harus di kirim untuk di jual atau di gunakan untuk tujuan lain. Masa puncak produksi telur terjadi ketika unggas ini berusia sekitar dua tahun. Dan setelah itu, tingkat produksi telurnya akan menurun secara bertahap.

Untuk mempertahankan tingkat produksi telur yg optimal, peternak perlu segera mendatangkan pullet yang berusia sekitar empat bulan, karena pada usia tersebut mereka sudah masuk ke dalam masa produksi. Setiap ekor unggas petelur Elba mampu menghasilkan sekitar 300 butir telur per tahunnya, dengan presentase produksi berkisar antara 80-85%. Hal ini sangat menguntungkan dalam hal pengeluaran pakan dan hasilnya.

Selain itu, ayam Elba memiliki nilai FCR (Rate of Feed Consumption) yang lebih rendah, dengan konsumsi pakan sekitar 70 gram per ekor per hari, dibandingkan dengan ayam buras atau Arab, yang mengkonsumsi sekitar 80 hingga 90 gram per ekor per hari. Ini menunjukkan bahwa peternak menghabiskan lebih banyak pakan untuk ayam Elba, yang menghasilkan keuntungan finansial yang lebih besar bagi peternak.

Warna Telur

Telur yg di hasilkan oleh unggas ini memiliki kemiripan dengan telur dari ayam ras Arab dan ayam Jawa/Kampung, dengan ukuran yang tidak terlalu kecil maupun terlalu besar. Pada awalnya, telur biasanya memiliki berat sekitar 58-60 gram, dan cangkangnya berwarna putih.

Keunikan dan Kelebihan Ayam Elba

Ayam Elba menjadi primadona baru di kalangan peternak karena menjadi solusi bagi kebutuhan telur ayam kampung, bahkan produksinya melebihi ayam Arab. Di kenal sebagai ras ayam petelur, mereka mampu menghasilkan antara 25 hingga 28 butir telur, memenuhi kebutuhan konsumsi telur masyarakat. Satu kilogram telur Elba bisa berisi sekitar 17 butir dengan rata-rata berat sekitar 60 gram per butir.

Keunggulan utama dari ayam Elba adalah produksinya yang tinggi di bandingkan dengan ras petelur lainnya, sementara konsumsi pakan mereka relatif lebih sedikit. Keunikan lainnya adalah postur tubuhnya yg ramping, dengan ciri khas ekor yg menghadap ke atas, yang membedakannya dari ayam petelur lain yang biasanya memiliki postur badan yang bulat. Ayam Elba memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya di minati, di antaranya:

  • Memulai Produksi Telur Lebih Awal: Ayam Elba sudah mulai belajar bertelur saat mencapai usia sekitar 4,5 hingga 5 bulan, sehingga dapat memberikan hasil lebih cepat di bandingkan dengan beberapa jenis ayam lainnya.
  • Tidak Mengerami Telur: Salah satu kelebihan lainnya adalah bahwa ayam Elba tidak cenderung untuk mengerami telurnya sendiri, sehingga tingkat produksi telurnya dapat di pertahankan tanpa gangguan dari proses mengerami.
  • Produktivitas Tinggi: Elba mampu bertelur hingga 300 butir per tahun, memberikan hasil yang cukup baik bagi peternak.
  • Konsumsi Pakan yg Efisien: Mereka membutuhkan jumlah pakan yang relatif sedikit, sekitar 70 gram per ekor per hari, yang membuatnya lebih efisien dalam hal biaya pakan.
  • Ukuran Telur yg Lebih Besar: Telur yang di hasilkan oleh ayam Elba memiliki ukuran yang lebih besar di bandingkan dengan telur ayam kampung. Sehingga memberikan nilai tambah dalam hal kualitas dan kuantitas.

Cara Budidaya Ayam Elba Yang Baik

Budidaya ayam Elba menjadi penting untuk dipelajari, terutama bagi para pemula dalam dunia peternakan. Hal ini disebabkan oleh potensi keuntungan bisa didapatkan, mengingat ayam Elba mampu menjadi solusi bagi peternakan ayam kampung dengan produksi telur relatif tinggi. Berikut adalah penjelasan mengenai cara budidaya ayam Elba benar untuk memastikan kesuksesan dalam pengembangbiakannya antara lain:

  • Pemilihan Induk Ayam yg Berkualitas: Sebelum memulai budidaya, pilihlah induk ayam yang terbaik. Pastikan induk tersebut memiliki ciri-ciri kualitas seperti telah memiliki riwayat bertelur dengan keturunan yg baik. Memiliki fisik yang lincah dengan paruh pendek dan kuat, serta aktif mencari makan. Perhatikan juga kebersihan dan kesehatan induk, termasuk mata, pial, jengger, kloaka, dan ekor.
  • Pemilihan Lokasi yg Tepat: Elba cenderung sensitif terhadap lingkungan sekitarnya. Pilihlah lokasi budidaya tenang, jauh dari kebisingan, dan aman dari serangan predator. Lingkungan yg nyaman akan membantu mengurangi stres pada ayam.
  • Pembuatan Kandang yg Sesuai: Kandang yang dibuat harus memperhatikan kebutuhan Elba agar dapat meningkatkan produktivitasnya. Buatlah kandang yang cukup luas, dengan satu petak untuk setiap ayam agar mereka merasa nyaman dalam bertelur. Pastikan ukuran kandang memadai, dengan panjang depan sekitar 20 cm, lebar samping 35 cm, tinggi depan 35 cm, dan tinggi belakang 30 cm.
  • Pemberian Pakan yg Berkualitas: Berikan pakan yang sesuai dengan kebutuhan Elba. Pakan harus mengandung protein sekitar 17% dan energi sebanyak 2.850 kkal/kg. Pastikan pemberian pakan dilakukan secara teratur dan cukup, dengan jumlah sekitar 70 gram per ekor per hari. Dengan mengatur komposisi pakan ini, tingkat produktivitas telur dapat dipertahankan di atas 80-85%.
  • Pembersihan Rutin: Jaga kebersihan kandang dan induk ayam secara rutin. Lakukan pembersihan dan disinfeksi kandang secara berkala untuk mencegah serangan penyakit. Pastikan kandang juga di lengkapi dengan pagar untuk menjaga keamanan ayam dari predator.

Perbedaan Antara Ayam Elba dan Ayam Arab

Ayam Elba dan Ayam Arab memiliki perbedaan mencolok baik dari segi fisik, warna bulu, produktivitas, maupun karakteristik lainnya. Ras petelur Arab hanya mampu menghasilkan telur sekitar 200-235 butir per tahun, sementara seekor Elba mampu memproduksi 300 butir telur setiap tahun. Selain itu, perbedaan-perbedaan menonjol antara keduanya meliputi:

  • Warna Bulu: Ayam Arab memiliki bulu dengan bintik-bintik hitam dan putih, sedangkan bulu Ayam Elba memiliki warna yg lebih beragam, seperti merah, kuning, coklat, dan putih.
  • Warna Kaki dan Paruh: Kaki dan paruh Ayam Arab cenderung berwarna hitam, ungu, atau hijau, sementara Ayam Elba memiliki kaki dan paruh berwarna kuning.
  • Konsumsi Pakan: Ayam Elba memiliki tingkat konsumsi pakan yg lebih hemat, yaitu sekitar 70 gram per ekor, di bandingkan dengan Ayam Arab yang mengkonsumsi sekitar 80 gram per ekor.

Dengan demikian, informasi ini memberikan pemahaman lebih lanjut tentang perbedaan antara Ayam Elba dan Ayam Arab. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang tertarik untuk beternak.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *