Ayam Onagadori: Sejarah Singkat, Ciri Khas dan Cara Merawat

Ayam Onagadori

Researchpaperorder – Ayam Onagadori merupakan salah satu jenis unggas yang berasal dari negeri sakura, di kenal dengan ciri khas ekornya yang luar biasa panjang. Untuk Anda yang belum mengenalnya, mari menyimak ulasan kami melalui artikel hari ini. Kami berupaya menyajikan informasi yang akurat dan menarik segala hal mengenai Onagadori. Keistimewaan utama dari ayam onagadori ini terletak pada panjang ekornya yang sangat mencolok, menjadikannya di akui sebagai ras ayam bangsawan. Rata-rata panjang ekor Onagadori berkisar antara 2,5 hingga 9 meter, namun tercatat bahwa ada yang berhasil mencapai panjang ekor luar biasa yakni sepanjang 11,8 meter.

Keistimewaan utama dari ayam onagadori ini terletak pada panjang ekornya yang sangat mencolok, menjadikannya sebagai ras ayam bangsawan. Rata-rata panjang ekor Onagadori berkisar antara 2,5 hingga 9 meter, namun tercatat bahwa ada yang berhasil mencapai panjang ekor luar biasa yakni sepanjang 11,8 meter. Keistimewaan ini membuat Onagadori menjadi pilihan hewan peliharaan yang sangat istimewa, karena keindahan ekornya.

Banyak orang yang memelihara ayam onagadori sebagai hiasan atau kesayangan. Bahkan, keunikan dan keindahan Onagadori sampai-sampai di abadikan oleh pemerintah Jepang melalui pembuatan monumen. Dengan begitu, dapat di katakan bahwa Onagadori bukan hanya sekadar hewan peliharaan, tetapi juga simbol keindahan yang di hargai oleh masyarakat Jepang.

Sejarah Singkat Mengenai Ayam Onagadori

Asal usul ayam hias Onagadori tidak dapat di pastikan, namun masyarakat Jepang percaya bahwa Onagadori merupakan hasil perkembangan dari peternakan shosoku yang berlangsung antara tahun 1600-1868.

Menurut legenda yang di kenal, seorang pangeran yang memerintah wilayah Yamanouchi, tepatnya di semenanjung Shikoku selatan, memiliki pelindung kepala dan tombak yang di hiasi dengan bulu-bulu ekor panjang. Pelindung kepala ini di gunakan khusus pada acara peringatan kaisar Teno. Oleh karena itu, di perkirakan bahwa asal usul ayam Onagadori berasal dari peternakan di Shikoku, Jepang.

Dalam bahasa Jepang, “Onagadori” terdiri dari tiga kata, yaitu “O,” “Naga,” dan “Dori.” “O” berarti ekor, “Naga” berarti panjang, dan “Dori” bermakna unggas. Jadi, secara harfiah, Onagadori dapat di artikan sebagai “unggas dengan ekor panjang.”

Ayam Onagadori di akui sebagai simbol kebanggaan, pemerintah Jepang memberikan penghargaan khusus kepada para peternak dari Provinsi Kochi, menyebut mereka sebagai kebanggaan negara. Bahkan, para peternak ini di berikan keringanan pajak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam melestarikan dan mengembangkan ayam Onagadori.

Ciri-Ciri dan Karakteristik Khas Ayam Onagadori

Ayam Onagadori memiliki bentuk tubuh yang secara kasat mata terlihat berbeda dari ayam hias atau ayam konsumsi biasa lainnya. Sebagai ayam hias asal Jepang, Onagadori menonjolkan warna yang khas dan ekor yg sangat istimewa, menjadikannya incaran para pencinta dan peternak ayam hias yang berkeinginan untuk melakukan pembiakan. Berikut adalah beberapa ciri khas yang dapat teridentifikasi pada ayam Onagadori:

  • Salah satu ciri khas Onagadori yang menarik adalah bulu ekornya yang tidak pernah mengalami pergantian, dapat tumbuh sepanjang masa hidup ayam jantan dengan perawatan ekstra rutin.
  • Panjang ekor Onagadori dapat dengan mudah melebihi 2 meter dan bahkan mencapai 10 meter.
  • Ekor Onagadori terdiri dari 16 hingga 18 bulu, dengan pertumbuhan yg di perkirakan mencapai 0,7 hingga 1,3 meter setiap tahunnya.
  • Bulu Onagadori meliputi bagian kepala, punggung, dada, dan kaki ayam jantan.
  • Memiliki sisir tunggal, mata yg besar dan berkilau, lebar, berwarna coklat kemerahan.
  • Daun telinga berwarna putih, serta pial halus berukuran sedang.
  • Wajah berbentuk bulat, paruh yg sedikit melengkung dengan panjang yg sedang.
  • Dada yg mengembang, lebar, dan berotot, terlihat sangat kencang di bagian perut saat ukurannya mengecil ke arah ekor.
  • Bulu di leher mencapai bahu dan melampaui tenggorokan.
  • Sayap yg kuat dan besar dengan ujung yg kokoh.

Meskipun Onagadori tidak unggul dalam produksi telur, hanya menghasilkan sekitar 25 telur per tahun dengan warna coklat muda, tetapi keunikan dan keindahannya membuatnya di minati oleh para pecinta dan peternak ayam hias. Warna asli Onagadori adalah putih, dan kemunculan warna lain mungkin di sebabkan oleh perkawinan silang dengan jenis ayam lain.

Cara Tepat Merawat Ayam Onagadori

Merawat Ayam Onagadori, atau sering disebut sebagai ayam kaisar, sebenarnya bukanlah hal yang sulit. Yang mana keistimewaan utama terletak pada ekornya inilah yg membutuhkan perhatian ekstra untuk menjaga kesehatan bulu ekor. Dengan cara merawat yang tepat, di yakini bahwa ayam ini dapat tetap sehat dan tumbuh sesuai harapan. Berikut adalah beberapa panduan cara merawat Onagadori dari kecil hingga dewasa, antara lain :

  • Pastikan memberikan makanan yg berkualitas tinggi dan kaya nutrisi. Pilih ransum pakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi Onagadori, terutama untuk mendukung pertumbuhan bulu ekor yg sehat.
  • Kandang ayam perlu di jaga kebersihannya secara rutin. Pastikan kandang bersih dari kotoran, dan berikan tempat yg nyaman untuk ayam beristirahat.
  • Bulu ekor ayam perlu mendapatkan perhatian khusus. Sisir bulu secara perlahan untuk mencegah kerusakan, dan pastikan tidak terjadi penyusutan bulu yang tidak di inginkan.
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Amati apakah ada tanda-tanda penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Konsultasikan dengan dokter hewan jika di perlukan.

Cara Merawat Bulu Onagadori

Di era modern ini, telah banyak tutorial perawatan bulu ayam dengan menggunakan bahan yang sederhana, yang dapat di temukan di rumah atau toko pakan ayam di sekitar. Hal ini menjadikan perawatan bulu, khususnya ekor Onagadori, lebih mudah dan praktis. Berikut adalah contoh cara merawat bulu pada Ayam Onagadori , antara lain :

Memandikan Ayam

Mandi merupakan cara yang efektif untuk menjaga kebersihan bulu ayam. Dalam hal ini, dapat menggunakan shampo, sunlight, dan spons. Penggunaan salah satu dari ketiga bahan tersebut sudah cukup. Sunlight juga dapat berperan sebagai penanganan terhadap kutu bulu yg mungkin menyerang ayam kesayangan Anda.

Memberikan Tambahan Minyak Ikan

Minyak ikan memiliki khasiat untuk menjaga keindahan dan kesehatan bulu ayam, termasuk bulu ekor Ayam Onagadori. Minyak ikan dapat membantu meminimalkan risiko perontokan bulu, terutama pada bagian ekor. Pemberian minyak ikan dapat dilakukan sebagai suplemen nutrisi bagi ayam.

Penting untuk di catat bahwa setiap ayam mungkin memiliki kebutuhan dan respons yang berbeda terhadap perawatan bulu. Oleh karena itu, observasi terhadap reaksi ayam terhadap perawatan dan penyesuaian yang di perlukan merupakan langkah penting dalam menjaga keindahan bulu Onagadori. Dengan konsistensi dalam perawatan, kita harapkan bulu ayam tetap sehat, bersih, dan indah dipandang.

Pakan Makanan Anakan Hingga Dewasa Onagadori

Pemberian makanan pada Ayam Onagadori umumnya di lakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Pemilihan varian pakan makanan seperti bekatul, voer, jagung, dan beras merah, dapat kita kombinasikan sesuai kebutuhan. Berikut adalah panduan pemberian pakan makanan untuk Ayam Onagadori berdasarkan usia, antara lain:

Anakan Usia 0-2 Bulan

Anakan yang baru menetas hingga usia 2 bulan sebaiknya kita berikan pakan berupa full voer atau konsentrat saja. Pemberian ini bertujuan untuk membantu pembentukan tulang dan tubuh anak ayam. Pada usia kurang dari 1 bulan, pencernaan DOC (Day Old Chick) belum cukup mampu mengolah pakan seperti bekatul.

Ayam Dewasa/Indukan

Ayam yang sudah memasuki masa dewasa sebaiknya diberikan kombinasi pakan berupa voer, jagung, dan beras merah. Pemberian air yang cukup, tidak terlalu kering, dan tidak terlalu basah juga disarankan. Kombinasi ini memberikan asupan nutrisi yang memadai untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas telur yang dihasilkan oleh indukan. Dengan memperhatikan aspek nutrisi ini, diharapkan Onagadori dapat tetap sehat dan mencapai produksi telur yang maksimal.

Demikian ulasan kami mengenai ayam onagadori, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memulai dalam memelihara jenis ayam hias yang satu ini. Salam satu hobi.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *