Ayam Plucker: Jenis Baru Ayam Aduan Gaya Bertarung Unik

Ayam Plucker

Researchpaperorder – Ayam Plucker menjadi idola baru bagi para penghobi dan peternak ayam laga. Terutama untuk pecinta ayam aduan, yang mana Ayam Plucker dengan evolusi gaya bertarung yang unik dan semakin modern dan teknik yang semakin canggih merupakan keuntungan tersendiri. Meskipun baru-baru ini Ayam Plucker memasuki Indonesia, namun telah populer dengan cepat dan tersebar di berbagai penjuru.

Seperti di ketahui, banyak breeder di Indonesia mendapatkan keuntungan besar dengan menjaga keaslian keturunan dan memanfaatkan Ayam Plucker sebagai bahan perkawinan silang dengan beberapa jenis ayam aduan lainnya, seperti strain ayam bangkok klasik, mangon, dan lainnya.

Meskipun demikian, kepopuleran ayam Plucker di Indonesia belum sebesar pecinta ayam aduan lain yang sudah lama mendominasi. Hal ini di sebabkan oleh faktor mahal dan keterbatasan impor dari luar negeri yang menjadi kendala bagi peternak di pinggiran. Namun, mari kita pelajari lebih lanjut tentang ayam Plucker ini melalui ulasan bawah ini.

Asal Usul Ayam Plucker

Ayam Plucker berasal dari California, negara bagian Amerika Serikat. Meskipun unggas aduan ini dapat masuk ke Indonesia, namun harus melalui negara Filipina sebelum dapat mendarat di Indonesia.

Va Phen Moua, yg terkenal sebagai VP, adalah orang yang menciptakan dan memperkenalkan Georgia Plucker. Orang ini berasal dari negara bagian Amerika Serikat, yaitu Georgia. VP mulai menciptakan unggas ini sekitar akhir tahun 1990-an hingga awal tahun 2000-an.

Jenis ayam baru ini biasanya di sebut dengan singkatan “GA Plucker” atau hanya “Plucker”. Sang pencipta merupakan seorang sesepuh atau tetua di kalangan masyarakat yang berasal dari suku Hmong (Vietnam & Laos) yang tinggal di Amerika Serikat.

VP dikenal sebagai orang yang di juluki “The Doctor”. Kemudian, banyak peternak AS seperti Jhon Moau, Jason Love, Red Wing, Eric Vang, Qaib Ox, dan lainnya mengembangkan garis GA Plucker VP. Sangat penting untuk di ingat bahwa GA Pluckers adalah hasil dari perkawinan silang antara orang Brazilian dan orang Qaib Thai.

Ciri-Ciri dan Karakteristik Ayam Plucker

Salah satu ciri utama dari ayam Plucker adalah kemampuannya untuk menjadi strain baru karena memiliki tampilan fisik yang seragam di semua ternakan dalam beberapa generasi. Selain itu, warna asli atau original dari Plucker hanya terdiri dari dua warna, yaitu gondang dan kelabu gelap.

Jangan khawatir, kami di sini akan dengan senang hati menyampaikan pengetahuan kepada Anda agar mendapatkan informasi yang jelas dan bermanfaat untuk kita semua. Berikut adalah beberapa ciri fisik dari ayam Plucker menurut kami:

  • Memiliki struktur tubuh yg baik.
  • Menggunakan teknik bertarung standing brakot.
  • Tulang-tulang yg tebal dan kokoh.
  • Rata-rata berat badannya berkisar antara 2,8-3,9 KG.
  • Karakter bertarung dengan melakukan pelukan leher ke arah punggung lawan dan pukulan brakot yg terarah.
  • Memiliki muka dan paruh yg tebal.
  • Sayap yg panjang dan lebih lebar dibandingkan dengan jenis ayam lainnya.
  • Paha yg lebih tebal.

Teknik Bertarung Ayam Plucker

Ketika menyaksikan pertarungan ayam ini, Anda akan teringat pada gaya bertarung unik dari ayam Pakhoy. Ya, memang benar bahwa ayam ini memiliki beberapa teknik yang mirip dengan ayam Pakhoy saat berada dalam pertarungan. Namun, ayam Plucker memiliki keunggulan yg bisa melampaui ayam Pakhoy karena memiliki mental yang lebih kuat.

Banyak lawan yang merasa kesulitan menghadapi ayam Plucker ini karena mentalnya yang sangat tangguh di arena pertarungan. Selain itu, ayam ini memiliki serangan khusus yang di tujukan ke bagian pinggang lawan, dan kadang-kadang bahkan mencabut bulu lawan. Inilah mengapa ayam ini di juluki sebagai “ayam pencabut bulu”.

Dengan gaya bertarung unik Plucker mirip dengan ayam Pakhoy, namun kualitas mentalnya lebih baik dan cenderung tidak pernah menyerah alias tidak pernah kalah atau kabur.

Meskipun demikian, jika ada kekalahan poin dari lawan, Plucker mungkin akan terus berjuang hingga akhir, sehingga seringkali di andalkan untuk kontes dan tidak pernah mundur dari pertarungan dengan lawannya. Itulah sedikit penjelasan dari kami mengenai ciri-ciri Plucker.

Kelebihan Plucker

Sementara itu, keistimewaan dari ayam Plucker dapat dinikmati melalui teknik bertarungnya yang unik, di mana ayam tersebut mampu menyelipkan lehernya ke dalam tubuh lawan dan kemudian melancarkan pukulan berat yang mematikan. Berikut adalah beberapa kelebihan khusus dari Plucker antara lain :

  • Mental yg pantang mundur.
  • Paruh yg tebal dan tajam.
  • Memiliki ukuran standar untuk ayam kontes di Indonesia.
  • Warna aslinya adalah gondang dan kelabu tua.
  • Masih jarang dimiliki oleh peternak.
  • Memiliki struktur badan yg padat dan tebal.
  • Menggunakan teknik pukulan brakot yg keras.
  • Pukulannya memiliki akurasi yg tinggi.
  • Harganya cenderung stabil.

Dengan karakteristik-karakteristik tersebut, Plucker menjadi pilihan menarik bagi para penggemar ayam aduan yang mencari ayam dengan teknik bertarung yang mematikan dan kekuatan yang tangguh.

Kelemahan Plucker

Poin utama yang harus dipahami oleh para penghobi ayam laga di Indonesia yang ingin memelihara Plucker adalah bahwa ayam ini memiliki kelemahan jika tidak diberi celah oleh lawannya. Oleh karena itu, sangat merepotkan jika bertemu dengan lawan yang memiliki gaya bertarung unik yang berjarak atau bermain dengan kontrol.

Yang mana ketika berhadapan dengan ayam lawan yang memiliki gaya bertarung unik yang mengontrol, Plucker akan kesulitan untuk melakukan serangan. Hal ini dapat menyebabkan kekalahan dalam perhitungan poin. Dalam pertarungan semacam ini, stamina yang besar sangat dibutuhkan, bahkan bisa membutuhkan 3-4 ronde untuk menentukan pemenangnya.

Cara Mudah Membedakan Plucker Dengan Pakhoy

Perbedaan antara Ayam Plucker dan Pakhoy sangatlah mencolok dan memperlihatkan karakteristik unik dari masing-masing jenis ayam aduan tersebut. Berikut adalah cara mudah membedakan Plucker dan Pakhoy di antaranya:

Perhatikan Fisik Ayam

  • Secara umum, karakteristik fisik Pakhoy tidak terlalu berbeda dengan Plucker, namun terdapat perbedaan pada struktur tulangnya dimana tulang Plucker cenderung lebih tebal.
  • Selain itu, bulu dan sayap Plucker biasanya lebih panjang di bandingkan dengan Pakhoy.

Gaya Bertarung

  • Teknik bertarung antara Pakhoy dan Plucker memiliki perbedaan yang signifikan.
  • Pakhoy cenderung dominan dalam menggunakan teknik brakot brutal terhadap lawannya.
  • Di sisi lain, Plucker menggunakan gaya tarung unik teknik leher yang masuk ke dalam tubuh lawan dan menghantam dengan pukulan brakot yang berbobot dan akurat.

Mental Bertarung

  • Plucker di kenal dengan mental bertarungnya yang kuat dan pantang menyerah, sehingga cenderung tidak akan kabur dari arena pertarungan.
  • Sementara Pakhoy memiliki karakteristik mental bertarung yang berbeda yang mungkin tidak sekuat Plucker dalam hal ketahanan dan keuletan.

Dengan demikian, perbedaan-perbedaan ini menunjukkan bahwa setiap jenis ayam aduan memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri, baik dari segi fisik maupun gaya bertarungnya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *