Ayam Plymouth Rock: Asal Usul, Jenis, Ciri Khas & Kelebihannya

Ayam Plymouth Rock

Researchpaperorder – Ayam Plymouth Rock berasal dari Amerika Serikat dan telah menjadi populer dengan sebutan “ayam barred rock” atau “rock” di masyarakat sekitar. Kepopulerannya semakin meluas sejak abad ke-19, dan di yakini bahwa ayam ini juga di bawa ke New England dan di pelihara oleh peternak sebagai ayam dwiguna. Keistimewaan ayam ini terletak pada bobotnya yang besar dan produktivitas telur yang tinggi.

Dalam beberapa dekade terakhir, ayam Plymouth Rock telah tersebar luas, termasuk Indonesia, di mana mereka di budidayakan sebagai ayam hias atau di silangkan dengan ayam lokal. Salah satu alasan peternak ayam tertarik dengan Plymouth Rock adalah peluang bisnisnya yang tinggi. Hal ini karena mengandalkan ayam broiler saja dapat menimbulkan ketidakstabilan harga jual beli. Kehadirannya membantu peternak mandiri dari berbagai daerah Indonesia.

Ulasan Singkat Asal Usul Ayam Plymouth Rock

Sejarah Plymouth Rock di mulai pada abad ke-19 di Massachusetts, Amerika Serikat, di mana ayam ini pertama kali muncul. Pada abad ke-20, ayam rock menjadi populer dan banyak di pelihara di seluruh Amerika.

Pertama kali Plymouth Rock di tampilkan di Boston pada tahun 1849, namun kemudian menghilang selama sekitar 20 tahun. Pada tahun 1869 di Worcester, Massachusetts, beberapa ayam Jawa hitam di kawinkan dengan jantan yg memiliki bulu bergaris atau “barred”.

Dari hasil pengamatan ini, di duga bahwa ayam yang di pamerkan di Worcester pada tahun 1869 merupakan nenek moyang dari Plymouth Rock modern. Tidak hanya itu, beberapa orang lain juga terlibat dalam pengembangan ini dan menghasilkan strain baru seperti ayam Brahma, Cochin, dan Dominique.

Ketertarikan dalam membudidayakan ayam ini terletak pada sifatnya yang serba guna, sehingga cocok untuk produksi telur maupun daging. Ayam ini juga mudah beradaptasi dengan iklim yang dingin dan pandai dalam merawat anak-anaknya.

Ciri-Ciri dan Karakteristik Ayam Plymouth Rock Original

Karakteristik fisik Ayam Plymouth Rock cukup unik dan menjadi ciri khasnya yang membedakannya dari jenis ayam lain. Berikut adalah beberapa tanda khusus yang dapat di gunakan untuk mengidentifikasi kualitas asli dari jenis ini:

  • Jengger tunggal berbentuk wilah dengan lima titik sisir.
  • Daun telinga berwarna merah cerah.
  • Tidak memiliki bulu pada kaki dengan warna yg cenderung kuning.
  • Corak paruh yg ada yang menyerupai warna tanduk serta kuning.
  • Punggung yg lebar dan panjang.
  • Dada yg cukup dalam.
  • Ayam jantan dewasa memiliki bobot antara 3,5-5 kg, sementara betina memiliki bobot antara 2,5-3,5 kg.
  • Kerabang telur berwarna cream atau coklat.
  • Produktivitas telur setiap tahunnya mencapai sekitar 170-200 butir.
  • Sifat alamiah yg tenang dan mudah beradaptasi dengan berbagai macam kondisi iklim.

Dengan memperhatikan ciri-ciri ini, Anda dapat mengenali Ayam Plymouth Rock yang berkualitas original.

Jenis Ayam Plymouth Rock

Informasi selanjutnya jenis Ayam Plymouth Rock yang terkategorikan dari warnanya. Pada negara asalnya, terdapat 7 variasi warna Ayam Plymouth Rock yang di akui. Bahkan hasil dari persilangan galur putih telah terbukti sangat cocok untuk kita jadikan sebagai stok utama konsumsi masyarakat. Berikut bawah ini jenis Ayam PlymouthRock yang terklasifikasikan berdasarkan warna bulunya, antara lain :

White Plymouth Rock

Jenis pertama adalah White Plymouth Rock, yang di tandai dengan warna putih dan paruh serta kaki yg kuning bersih. Para ahli juga menganggap bahwa Ayam PlymouthRock putih merupakan jenis yg paling tua jika bandingkan dengan varietas lainnya. Di Amerika, industri pertanian dan peternakan mengembangbiakannya untuk tujuan konsumsi daging, tetapi di Indonesia, dominasi ayam ras broiler lebih kuat.

Buff Plymouth Rock

Buff Plymouth Rock merupakan hasil dari perkawinan silang yg menghasilkan genetik corak warna yg unik dan menarik. Awalnya dipelihara untuk tujuan komersil, namun seiring perkembangan zaman, jenis ini juga diminati sebagai ayam hias oleh para penggemar. Penciptaan varietas warna baru seperti buff menunjukkan inovasi dalam memenuhi berbagai kebutuhan pemeliharaan ayam.

Barred Plymouth Rock

Jenis berikutnya adalah Barred Plymouth Rock, yg sangat dikenal pada kalangan peternak mandiri dan penggemar ayam hias. Dengan penyebaran yang luas dari berbagai daerah di Indonesia, ayam ini memiliki ciri khas bulu bergaris atau “barred” yg mirip dengan ayam kampung asli. Kehadirannya mendorong peningkatan kualitas hasil ternak di sektor usaha rumahan.

Masyarakat umum mengenalnya sebagai ayam Barred Rock, dan keunggulan utamanya adalah kemampuan untuk menghasilkan telur dan daging. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa banyak peternak mandiri yang memilih untuk beternak ayam ini karena penjualannya cenderung stabil.

Blue Plymouth Rock

Blue Plymouth Rock mendapatkan namanya dari warna bulu yg indah berupa biru lavendel. Meskipun mirip dengan Barred Rock, kepopuleran Blue Plymouth Rock dimulai oleh peternak ternama Jim Shaw yang memeliharanya. Keunggulan jenis ini termasuk kemampuannya menghasilkan telur dalam jumlah besar setiap tahunnya, pertumbuhan yang cepat, dan sifat yang tidak agresif, seperti halnya semua varietas Ayam Plymouth Rock.

Meskipun terdapat 7 variasi warna dalam klasifikasi Ayam Plymouth Rock, saat ini hanya 4 yang dapat kami sampaikan. Mari kita lanjutkan ke pembahasan pokok lainnya seperti yang tercantum bawah ini.

Kelebihan dan Kekurangan Ayam Plymouth Rock

Ayam Plymouth Rock memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan yg menjadi daya tarik bagi para pelaku ternak ayam dari berbagai belahan dunia. Sebagai hasilnya, ayam ini tidak jarang dibawa ke New England untuk dikembangkan lebih lanjut.

Kelebihan

Kemajuan teknologi telah memungkinkan akses informasi dari seluruh dunia, yang juga memperkuat keberadaan Ayam PlymouthRock. Beberapa kelebihan dari ayam ini antara lain:

  • Daya tahan terhadap berbagai penyakit.
  • Pertumbuhan yg lebih cepat jika bandingkan dengan beberapa jenis ayam lainnya.
  • Cita rasa daging yg sangat lezat.a
  • Tersedia dalam berbagai variasi warna, sehingga dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan pasar.
  • Produktivitas telur yg tinggi jika bandingkan dengan ayam lokal.
  • Cocok untuk kita jadikan sebagai induk dalam persilangan untuk menghasilkan ayam lebih unggul.
  • Stabilitas harga jual beli yg relatif tinggi.

Kelebihan-kelebihan ini membuat Ayam Plymouth Rock diminati oleh banyak peternak ayam dari berbagai negara.

Kekurangan

Memang benar bahwa jika membicarakan mengenai kelemahan, Ayam PlymouthRock memiliki sedikit kekurangan dapat diidentifikasi, terutama bila mempertimbangkan pasar lokal. Berdasarkan analisis kami, berikut adalah beberapa kekurangan mungkin terjadi:

  • Memodifikasi fisik ayam agar lebih kecil untuk menyerupai ayam kampung biasa dapat mengurangi daya tariknya bagi konsumen yang menginginkan ukuran yang lebih besar.
  • Biaya pakan yang dibutuhkan untuk ayam ini cenderung lebih tinggi, terutama karena pertumbuhannya yg cepat.
  • Warna cangkang telur Ayam PlymouthRock sering kali sama dengan ayam komersil lainnya, sehingga tidak memberikan keunggulan tambahan dalam hal estetika atau pemasaran.
  • Adanya risiko gagal dalam beternak dan kematian ayam dapat menjadi beban tambahan bagi peternak.
  • Harganya masih tergolong mahal, baik untuk anak ayam maupun paket ternak lengkap, sehingga mungkin tidak selalu terjangkau bagi semua pelaku usaha ternak.

Meskipun demikian, kekurangan ini dapat kita kelola dengan baik oleh peternak berpengalaman dan memiliki strategi yang tepat dalam mengelola bisnis ternak ayam.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *