Ayam Poland: Keunikan, Asal Usul, Jenis dan Tips Perawatan

ayam poland

Researchpaperorder – Bagi para penggemar ayam hias, Ayam Poland pasti sudah tidak asing lagi. Yang membuat ayam ini begitu menarik adalah mahkota bulu yang mengelilingi kepala mereka, mirip dengan sebuah mahkota cantik. Karena keunikan ini, Ayam Poland sangat di minati sebagai ayam hias.

Ayam ini merupakan satu-satunya ras yang memiliki ciri khas mahkota bulu pada bagian kepala mereka. Selain itu, ada beberapa varietas dari jenis ayam ini yang memiliki harga yang berbeda-beda. Jika Anda berencana untuk memelihara Ayam Poland sebagai ayam hias, penting untuk memahami lebih lanjut tentang mereka.

Ini termasuk tips perawatan serta cara untuk membedakan antara ayam jantan dan betina. Mari menyimak ulasan lebih lanjut bawah ini.

Asal Usul Ayam Poland

Beberapa orang sering keliru mengira bahwa Ayam Poland berasal dari Polandia. Namun, pada kenyataannya, tidak ada sumber yang pasti terkait asal-usul ayam ini. Meskipun demikian, penyebarannya pertama kali di perkirakan di mulai dari wilayah Eropa. Temuan ini di dukung oleh adanya patung unggas berjambul yang di temukan di Vatikan.

Selain itu, beberapa arkeolog juga menemukan tengkorak unggas yang memiliki struktur yang mirip dengan Ayam Poland di situs-situs Romawi kuno. Meskipun asal-usulnya masih di perdebatkan, Ayam Poland berhasil menarik perhatian kolektor ayam lokal maupun ras.

Banyak negara bahkan mengadakan kontes-kontes khusus untuk Ayam Poland berjambul ini. Namun, jenis kontes semacam itu belum begitu populer di Indonesia. Meskipun populasi Ayam Poland tidak langka dan biasanya cukup produktif dalam bertelur, jarang sekali ayam ini di pelihara untuk tujuan konsumsi daging atau telur.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah Ayam Poland dapat mengerami telurnya sendiri. Sayangnya, sebagian besar Ayam Poland tidak cenderung mengerami telur mereka sendiri. Anda akan memerlukan mesin penetas untuk membantu menetaskan telur-telur Poland dengan sukses.

Karakteristik dan Ciri-ciri Ayam Poland

Di lihat dari segi fisik, Ayam Poland memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil. Namun, bukan itu saja yang membuat banyak orang terkagum. Ciri khas dari ayam ini terletak pada kepala mereka yang di tumbuhi bulu-bulu lebat, bahkan hingga menutupi kedua matanya. Selain itu, terdapat karakteristik dan ciri-ciri lain dari Ayam Poland, antara lain:

  • Proporsi tubuh yang lebih kecil jika kita bandingkan dengan ayam lokal.
  • Baik jantan maupun betina memiliki alat kelamin yang menonjol.
  • Pejantan umumnya memiliki bobot tubuh sekitar 2,4 kg, sedangkan betina memiliki bobot sekitar 1,6 kg.
  • Kepala yang berjambul besar merupakan ciri khas yang menonjol.
  • Bulu-bulunya memiliki warna yang bervariasi, mulai dari abu-abu, hitam, hingga kecokelatan.
  • Cenderung takut terhadap lingkungan luar, sehingga cenderung suka berdiam diri.

Cara Mudah Membedakan Ayam Poland Jantan dan Betina

Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, baik pejantan maupun betina Ayam Poland memiliki alat kelamin yang menonjol, yang membuat banyak orang bingung dalam membedakannya. Namun, sebenarnya cara membedakannya sangatlah mudah.

Pejantan memiliki jengger yang di lengkapi dengan tanduk berwarna merah. Sementara itu, jengger betina biasanya tidak terlihat karena tertutup oleh bulu-bulu.

Terdapat juga ciri lain yang dapat membantu dalam membedakan keduanya. Pejantan memiliki pial kemerahan yang menggantung pada bagian dagunya, sementara betina tidak memiliki ciri tersebut. Selain itu, postur tubuh pejantan cenderung lebih pendek kita bandingkan dengan betina, dan dadanya terlihat membusung.

Jenis dan Varian Ayam Poland

Meskipun Ayam Poland memiliki ciri khas berupa jambul, ternyata mereka tersedia dalam beberapa varietas yg berbeda. Perbedaan utamanya terletak pada warna dan bentuk jambulnya. Sebelum Anda memutuskan untuk membeli Ayam Poland sebagai bagian dari koleksi Anda, penting untuk mengenali beberapa jenis yang umum, antara lain:

Poland Three Colour

Sesuai dengan namanya, Poland Three Colour memiliki bulu terdiri dari tiga warna cantik. Varietas ini sangat di minati setelah Poland bertanduk. Tiga warna pada bulunya saling bercampur dan menciptakan gradasi yang indah. Warna yg umum di temui pada ayam ini adalah abu-abu, putih, atau cokelat, namun ada juga yang memiliki warna kuning kemerahan atau hitam. Jambul Poland Three Colour juga memiliki warna yg beragam.

Keberagaman warna inilah yg membuat ayam ini lebih mencolok dari yang lain. Harga Poland Three Colour di pengaruhi oleh jumlah warna, usia, dan keunikan lainnya. Selain itu, pemeliharaannya juga cenderung lebih mudah jika bandingkan dengan jenis Poland lainnya, sehingga banyak orang tertarik untuk memeliharanya di rumah.

Poland Walik

Meskipun tampilannya tidak jauh berbeda dengan jenis Poland lainnya, Poland Walik memiliki harga yang lebih terjangkau jika bandingkan dengan varietas lainnya. Ayam ini memiliki jambul yang mengembang dan bulu lembut yg lebat, sehingga tubuhnya terlihat gemuk dan menggemaskan. Bulunya bahkan dapat menutupi sebagian wajahnya. Poland Walik biasanya terjual dengan harga sekitar Rp600-Rp700 ribu per ekor.

Poland Bertanduk

Meskipun di sebut sebagai ayam bertanduk, Ayam Poland ini tidak memiliki tanduk tajam. Namun, mereka memiliki jengger yang berbentuk mirip tanduk. Gabungan antara tanduk dan jambul yang besar membuat ayam ini terlihat sangat menawan. Tidak heran banyak yang memilih varietas ini. Harganya pun termasuk yg paling tinggi jika bandingkan dengan varietas Poland lainnya. Satu ekor Poland bertanduk bisa di hargai sekitar Rp5 jutaan. Sedangkan untuk DOC-nya (Day Old Chicken, ayam yg masih muda), bisa terjual dengan harga puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

Meski begitu, tidak disarankan untuk mendapatkan DOC atau ayam yg masih muda, terutama jika Anda masih pemula dalam merawat Ayam Poland. Pasalnya, ayam ini memiliki daya tahan tubuh yang relatif rendah dibandingkan dengan ayam lainnya. Perlu dilakukan perawatan dan vaksinasi secara berkala untuk menghindari penyakit musiman. Ayam ini juga kurang tahan terhadap cuaca ekstrem.

Poland Galur Murni

Ayam ini cenderung memiliki warna yang sederhana, biasanya hanya hitam atau abu-abu. Mayoritas jambulnya berwarna putih. Harga untuk varietas galur murni ini masih terjangkau, berkisar mulai dari Rp800.000 per ekor.

Tips Cara Merawat dan Memelihara Dengan Baik

Para peternak yang berencana memelihara Ayam Poland perlu memperhatikan beberapa tips perawatan agar ayam dapat tumbuh maksimal. Ayam yang sehat secara otomatis akan terlihat indah, dengan bulu mengembang, jambul yg tegap, dan warna yg menyala. Berikut bawah ini adalah beberapa tips cara perawatan dan pemeliharaan yang dapat Anda terapkan:

  • Pakan Seimbang: Pastikan memberikan pakan yang terdiri dari campuran voer, jagung giling, dan konsentrat untuk memastikan ayam mendapatkan nutrisi yg cukup.
  • Kebersihan Kandang: Rutin membersihkan kandang ayam secara berkala agar lingkungan tetap bersih dan sehat untuk ayam.
  • Suplemen Vitamin: Tambahkan vitamin ke dalam pakan secara berkala untuk menjaga kesehatan ayam dan meningkatkan kualitas bulu dan jambulnya.
  • Pengaturan Minum: Hindari memberikan terlalu banyak minum kepada ayam untuk mencegah pilek. Pastikan juga bahwa air minum yg disediakan selalu bersih.
  • Perlindungan dari Cuaca Ekstrem: Kandang harus ditutup dengan baik untuk melindungi ayam dari angin kencang yg dapat menyebabkan mereka kedinginan.
  • Vaksinasi Rutin: Lakukan vaksinasi terhadap penyakit Newcastle Disease (ND) dan Avian Influenza (flu burung) sejak ayam berusia 1 bulan untuk mencegah penyebaran penyakit.
  • Penyajian Pakan: Letakkan pakan di wadah lebih tinggi agar mudah dijangkau oleh Ayam Poland.
  • Pembersihan Kandang: Semprotkan antiseptik ke dalam kandang setidaknya sekali seminggu untuk mencegah penyakit dan menjaga kebersihan kandang.

Ayam Poland sangat disukai sebagai ayam hias di kalangan kolektor ayam di Indonesia hingga saat ini. Hal ini membuatnya menjadi pilihan menarik untuk diternakkan. Meskipun harga jualnya tinggi, namun perlu diingat bahwa usaha ini membutuhkan modal awal cukup besar.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *