Ayam Pukul Saraf Mati: Ciri, Kelebihan dan Cara Melatihnya

ayam pukul saraf mati

Researchpaperorder – Pecinta ayam aduan di Nusantara kerap menginginkan ayam pukul saraf mati yang bisa memenangkan setiap pertarungan, karena hal ini di anggap sebagai tolok ukur kemampuan dalam memelihara ayam aduan. Untuk mencapai tujuan tersebut, penghobi ayam biasanya memiliki jenis-jenis ayam aduan yang di anggap paling kuat, terutama berasal dari ayam Bangkok, pakhoy, burma, pama, atau saigon. Di antara semua jenis itu, ayam Bangkok menjadi yang paling di minati.

Seperti yang telah di jelaskan, ada beragam gaya tarung yang di miliki oleh jenis ayam aduan ini. Salah satunya adalah ayam pukul saraf mati yang bisa dengan mudah memenangkan pertarungan. Kelebihan dari ayam pukul saraf mati ini adalah kemampuannya untuk menyebabkan kebingungan, kehuyungan, bahkan kebutaan pada lawan. Dalam kondisi seperti itu, lawan biasanya akan langsung menyerah dalam hitungan detik.

Ciri-Ciri Ayam Yang Bisa Pukul Saraf Mati

Ayam pukul saraf mati, tentunya sangat di harapkan oleh para penggemar ayam aduan. Jika Anda tertarik, dan ingin membelinya. Maka Anda harus memahami ciri dan karakteristiknya terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa ciri dan karakteristik dari ayam pukul saraf mati bisa Anda jadikan referensi dalam memilih sebelum membelinya, antara lain :

Postur Badan

Postur ayam pukul saraf mati biasanya kokoh, dengan tubuh yang terlihat memanjang dari leher hingga ekor. Ketika di pegang, ayam ini terasa sangat berat dan padat. Sambungan badan ke tulang ekor biasanya kencang dan tanpa cacat, menunjukkan kekuatan yang luar biasa. Pastikan ayam tegak dan kuat. Otot-otot tubuhnya harus terpegang erat, dan bulunya terasa keras dan kaku. Postur yang kuat menandakan kekuatan dan daya tahan yang baik dalam pertarungan.

Tulang Leher

ayam pukul saraf mati cenderung memiliki struktur tulang leher yang sangat rapat dengan tulang tubuhnya. Keberadaan tulang yang kuat ini penting untuk menyerang dan bertahan dalam pertarungan. Ayam yang tidak memiliki struktur tulang yang kuat mungkin akan mudah menyerah dalam waktu singkat.

Kaki Ayam

Sisik kaki ayam pukul saraf mati biasanya licin dan melilit, membuatnya sulit untuk di pukul. Sisik yg patah di ujung jari kaki, terutama di dekat kuku, di yakini dapat memberikan pukulan yang kuat dan keras, mengganggu konsentrasi lawan dan menurunkan semangatnya dalam pertarungan.

Tulang Kaki

ayam pukul saraf mati sering memiliki paha yang besar, menandakan bahwa tulang kakinya juga besar. Ini menunjukkan bahwa ayam tersebut memiliki pukulan yang kuat dan mematikan. Selain itu, kuda ayam yang kuat ketika di sentuh menunjukkan kekuatan yg tidak di ragukan lagi. Kaki ayam harus kering dan keras saat di sentuh, terutama pada bagian yang bisa mengenai saraf lawan. Anda dapat menguji kekerasan kaki dengan melakukan gerakan pada batang kaki. Jika menyakitkan, kemungkinan ayam tersebut memiliki kemampuan pukul saraf.

Jari Kaki

Jari dan tulang pada ayam pukul saraf mati cenderung meruncing dan agak panjang. Struktur kaki ini efektif dalam memberikan pukulan yang intens dan menyebabkan nyeri yang parah pada lawan. Jari-jari kaki harus panjang dan meruncing seperti ujung bambu. Perhatikan juga kuda-kuda, pastikan kaki ayam di tekuk lebih rendah dari ayam lainnya saat melompat, menandakan kelincahan dan kemampuan serang yang baik.

Dengan memperhatikan ciri-ciri tersebut, Anda bisa lebih mudah memilih ayam pukul saraf mati memiliki potensi untuk menjadi juara dalam adu nyali di arena pertarungan besar.

Kelebihan Ayam Pukul Saraf Hitungan Detik

Ayam pukul saraf mati memiliki kemampuan mematikan menjadi incaran bagi peternak dan penghobi. Namun, sebelum memilihnya, ada beberapa hal yg penting untuk di pahami. Salah satunya adalah ciri khas yang menonjol pada ayam tersebut, beserta potensi kelemahannya. Tak kalah pentingnya, keunggulan-keunggulan yang di miliki oleh ayam ini juga harus di perhatikan. Berikut adalah beberapa kelebihan ayam pukul saraf mematikan antara lain :

  • Kecerdasan dalam Menemukan Titik Lemah Lawan: Ayam ini memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi titik vital lawan dengan baik.
  • Akurasi dan Bobot Pukulan yg Tepat: Mereka mampu memberikan pukulan yg tepat sasaran dan berbobot.
  • Ketangguhan dalam Pertarungan: Sulit untuk di kalahkan dalam duel.
  • Teknik Bertarung Unggul: Memiliki teknik bertarung yg unggul.
  • Pengaruh Keturunan dalam Kemampuan Bertarung: Faktor keturunan sangat memengaruhi kemampuan bertarungnya.
  • Fleksibilitas dalam Penyesuaian: Dapat di sesuaikan dengan kebutuhan dan pesanan.
  • Pukulan Telak pada Lawan: Mampu memberikan pukulan yg dahsyat pada lawan.
  • Taji atau Jalu yg Mematikan: Biasanya di lengkapi dengan taji atau jalu yang mematikan.
  • Harga yg Tinggi: Ayam ini memiliki harga yang sangat mahal.

Meskipun kemampuan pukulan mati dari ayam aduan sangat di hargai oleh penghobi, penting untuk di ingat bahwa ada kelemahan yang perlu di perhatikan, seperti ketidakpastian dalam mewariskan genetik kepada keturunan. Dalam hal perawatan, ayam dengan kemampuan mematikan memerlukan perhatian ekstra, terutama setelah pertarungan dengan lawan sejenis. Ini bisa membuatnya grogi dan sulit beradaptasi, membutuhkan waktu 1-2 bulan untuk pulih sepenuhnya.

Cara Melatih Ayam Agar Memiliki Pukulan Saraf Mematikan

Ayam pukul saraf mati adalah gaya bertarung yang mengutamakan serangan pada bagian vital saraf lawan. Serangan ini dilakukan dengan keras sehingga bisa membuat lawan terhuyung-huyung dan mudah dikalahkan. Untuk menciptakan dan melatih ayam dengan jenis pukulan mematikan, faktor genetik memegang peranan penting. Anda dapat mencapainya dengan memadukan jantan dan betina yg memiliki varian gen yang dominan. Jadi di sarankan untuk menggabungkan ayam yang sudah terbukti menghasilkan anak yang baik, entah itu milik teman atau peternak lain.

Genetika yg mempengaruhi kemampuan pukulan mematikan dapat di warisi dari garis keturunan induk betina, yang umumnya mewariskan sekitar 70-80% gen kepada keturunannya. Metode ini bisa menjadi solusi bagi yg ingin mencapainya. Sehubungan dengan perawatan dan pelatihan, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk melatih ayam pukul saraf mematikan, antara lain :

  • Perawatan Fisik: Mulai dari hari pertama keluar dari telur hingga usia 6-7 bulan, perawatan fisik sangat menentukan hasil akhir, termasuk struktur tulang, bulu, kesehatan, dan kekuatan tubuh.
  • Persiapan Fisik: Latihan fisik dapat dimulai ketika bulu sudah cukup tumbuh, biasanya sekitar 6 bulan.
  • Metode Pelatihan Fisik: Untuk mempercepat proses pelatihan fisik, Anda dapat menerapkan beberapa metode, seperti berenang atau berjemur, latihan abar dengan bimbingan, memberikan perhatian ekstra kepada betina untuk meningkatkan mentalitas, menggunakan kurungan ganda, memberikan jamu atau vitamin tradisional, berjemur di bawah sinar matahari pagi, dan melakukan pengujian di lapangan selama 1-2 putaran.

Hal penting lainnya terkait kesiapan ayam untuk pertarungan adalah memiliki badan dan otot yg kokoh, kepala yg berwarna merah, kaki yg kuat dan kokoh. Selain itu, dari segi mental, ayam harus berani dan telah mencapai kematangan fisik, ditandai dengan pertumbuhan bulu ekor dan leher yang maksimal.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *