Ayam Shamokoy: Sejarah, Ciri, Kelebihan, dan Gaya Bertarungnya

ayam shamokoy

Researchpaperorder – Ayam Shamokoy merupakan hasil dari persilangan dengan strain yang sangat populer dan memiliki harga tinggi. Karena orientasi pertarungan ayam di Indonesia adalah mengikuti gaya Thailand yang cepat dan cenderung kecil, tidak mengherankan bahwa ayam Shamokoy menjadi sangat di minati.

Banyak yang mengejar ayam Shamokoy sebagai pejantan untuk menghasilkan keturunan baru yang berkualitas tinggi untuk pertarungan. Tak heran jika sekarang ini banyak orang yang melakukan persilangan dengan ayam impor.

Salah satu alasan utama mengapa strain Shamokoy tidak langsung di jadikan ayam petarung adalah karena ukurannya yang terlalu besar, sehingga sulit untuk mencari lawan yang sepadan. Dengan melakukan persilangan, genetika pejantan di tingkatkan untuk memperbaiki postur dan mentalnya. Sehingga, gaya bertarungnya menjadi sangat istimewa, baik dalam hal keberanian maupun kebrutalannya.

Nah jika Anda tertarik untuk memelihara ayam Shamokoy , bisa menyimak ulasan bawah ini untuk mendapatkan informasi mengenai sejarah asal usul, ciri, karakteristik, kelebihan dan kekurangan serta gaya bertarungnya.

Sejarah Asal Usul Jenis Ayam Shamokoy

Berdasarkan penelusuran sejarah, belum di ketahui dengan pasti siapa yg pertama kali membudidayakan ayam Shamokoy. Namun, dari data yang di peroleh dari media sosial dan Google, ayam ini telah ada sejak sekitar tahun 2015. Meskipun banyak yg mengira bahwa ayam ini berasal dari impor, sebenarnya ayam Shamokoy adalah hasil breeding dari orang-orang Nusantara. Namun, banyak yang langsung menjualnya sebagai F1 tanpa melalui tahap penyempurnaan genetik.

Sebagai hasilnya, jika di beli dan di gunakan sebagai pejantan atau induk betina, ayam Shamokoy masih memiliki keberagaman genetik yang cukup tinggi. Hal ini tentunya akan menyebabkan variasi dalam genetika keturunan dari pejantan dan betina. Oleh karena itu, dapat di katakan bahwa ayam Shamokoy merupakan bahan mentah yg di jual secara bebas. Bagi mereka yang tertarik pada budidaya ayam laga dan beternak, sangat penting untuk meningkatkan kualitasnya agar hasil ternak yang dijual memiliki kualitas yg tinggi.

Awal mula pengembangan ayam Shamokoy adalah untuk menciptakan strain baru yg memiliki ukuran relatif kecil dari pejantannya. Hal ini bertujuan agar lebih sesuai untuk di gunakan sebagai ayam laga di Nusantara. Meskipun cenderung kecil, namun ukurannya masih termasuk besar, dengan karakteristik yg mirip dengan jenis Bangkok klasik dalam hal tulang dan bobot tubuhnya.

Ciri dan Karakteristik Ayam Shamokoy

Dengan beragamnya jenis ayam Shamo yang ada, seperti O-Shamo, Shamo Taiwan, Shamo Eropa, dan lainnya, memang bisa menyulitkan para penggemar yang masih awam. Namun, secara umum, para penggemar ayam tetap dapat mengenali jenis ayam Shamo dengan mudah. Dalam dunia hobi ayam, selera memegang peranan yg penting. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan ayam shamo dengan tujuan utama yg jelas. Ini berarti bahwa dalam mengembangkan ayam untuk beternak dan penjualan, penting untuk melakukan analisis pasar untuk mengetahui jenis ayam yang paling di minati dan juga terjangkau oleh berbagai kalangan.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri serta karakteristik umum dari ayam Shamokoy:

  • Postur tegak dengan tulangan yg tebal.
  • Bobot jantan dewasa berkisar antara 2,9 hingga 3,5 kg.
  • Ekor yg cukup panjang serta melengkung ke bawah.
  • Paruh yg tebal serta kuat.
  • Karakter bermain yg dominan dengan brakot keras.
  • Pukulan yg sangat bagus.
  • Karakteristik badan menurun dari ayam Shamo.
  • Bobot betina dewasa berkisar antara 2 hingga 2,5 kg.
  • Terdapat berbagai variasi warna bulu seperti hitam, merah, jalak, serta kelabu.

Dengan memperhatikan ciri-ciri ini, para penggemar ayam dapat lebih mudah mengidentifikasi ayam Shamokoy yang berkualitas serta sesuai dengan selera mereka.

Kelebihan dan Keunggulan Ayam Shamokoy

Mungkin banyak dari Anda yang penasaran dengan kelebihan serta keunggulan yang di miliki ayam shamokoy . Untuk memahaminya dengan lebih detail, mari kita simak ulasan bawah ini.

Ayam shamokoy memiliki kelebihan dan keunggulan yang istimewa bagi mereka yang menyukai karakter pertarungan yang brutal. Aliran darah shamo menguatkan mental mereka dan membuat pukulan mereka lebih akurat saat berhadapan dengan lawan. Berikut beberapa kelebihan dan keunggulan yang di miliki oleh ayam shamokoy antara lain:

  • Shamokoy memiliki Ukuran badan yg sedang atau standar untuk kontes laga.
  • Pukulan brakot dari shamokoy yg sangat dominan dalam pertarungan.
  • Pertahanan shamokoy yg kuat serta sulit untuk dikalahkan.
  • Mental bertarung yg tangguh, seperti ayam shamo pada umumnya.
  • Pukulan shamokoy yg sangat keras serta dapat memberikan dampak besar pada lawan.
  • Gaya bertarung shamokoy yang kuat serta mampu bertahan dalam pertarungan yang berlangsung lama.
  • Jumlah peternak shamokoy yang masih sedikit, membuatnya menjadi langka.
  • Pertumbuhan shamokoy yang cepat serta berat badan yang besar.
  • Harga yang cenderung tinggi karena keistimewaannya.
  • Banyaknya penggemar yang mendukung jenis ayam ini.
  • Mudah untuk menemukan lawan dalam pertarungan.

Dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, ayam shamokoy memang menjadi pilihan yang tepat bagi para penggemar pertarungan ayam.

Kekurangan dan Kelemahan Jenis Ayam Shamokhoy

Segala hal di dunia ini tidak luput dari kekurangan, termasuk dengan ayam shamokhoy juga memiliki kelemahan serta kekurangannya. Meskipun demikian, hal ini tidak mengurangi minat para penggemarnya untuk beternak dan membelinya meskipun membutuhkan biaya yang cukup besar. Kita semua tahu bahwa meskipun sehebat apapun ayam itu, tetap saja ada saatnya mereka akan kalah di arena pertarungan.

Beberapa tahun belakangan ini, strain mangon, pama, pakhoy, dan shamokoy sedang menjadi sorotan. Dari pengamatan kami melalui media sosial, terlihat bahwa pama serta mangon adalah yang paling diminati, tidak peduli dari grup ayam mana asalnya. Oleh karena itu, kami akan menyampaikan beberapa kelemahan yang biasanya ditemui pada ayam shamokoy antara lain:

  • Kecepatan semakin berkurang seiring dengan perkawinan silang yang dilakukan.
  • Unsur genotipe serta fenotipenya masih sangat terlihat jelas, menunjukkan dampak dari hasil perkawinan silang.
  • Sebagian besar masih menunjukkan ciri genetik dari pejantan serta betinanya, menunjukkan bahwa pengaruh genetik masih dominan.
  • Mirip dengan ayam bangkok dari segi fisiknya, sehingga sulit untuk membedakan secara visual.
  • Perkawinan silang rata-rata langsung diambil F1-nya, menunjukkan bahwa generasi pertama setelah perkawinan silang menjadi fokus utama.
  • Pejantan berasal dari berbagai jenis o-shamo, menunjukkan variasi yang cukup dalam dalam pemilihan induk.

Meskipun memiliki kelemahan, popularitas ayam shamokoy tetap tinggi dan menjadi pilihan menarik bagi para penggemar ayam aduan.

Gaya Bertarung Ayam Shamokhoy

Melihat hasil dari perkawinan silang yang di lakukan oleh peternak serta penghobi ayam aduan di tanah air, dari pengamatan kami, rata-rata anakannya menunjukkan karakter bertarung yang brakot, memiliki pukulan dalam yang kuat, dan pertahanan yang baik. Mengapa hal ini bisa terjadi? Hal ini disebabkan oleh turunan genetik dari induk pemacek yang mempertahankan keistimewaan pukulan dalamnya.

Selain itu, ayam pakhoy biasanya dikenal dengan mental yang kurang baik. Namun, dengan adanya crossbreed ini, kualitas mentalnya meningkat sejajar dengan ayam shamo. Sehingga ketika bertarung di arena laga, ayam ini tidak akan ragu-ragu serta cenderung mendominasi lawan-lawannya. Namun, terkadang ada juga yang mengalami penurunan mental karena turunan gen yang lebih banyak berasal dari induknya.

Perlu Anda ketahui bahwa hasil persilangan ini umumnya akan mengurangi kecepatan atau speed dari ayam shamokoy karena posturnya cenderung lebih besar. Sehingga, mereka tidak seagresif ayam pakhoy asli. Hal ini mungkin sedikit memengaruhi teknik bertarung ayam shamokoy ketika berada di arena pertarungan.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *