Ayam Walik: Keunikan, Jenis, Kelebihan dan Kekurangan

ayam walik

Researchpaperorder – Ayam Walik merupakan salah satu jenis ayam lokal yang asli dari Indonesia. Keunikan utamanya terletak pada bulunya yang indah serta kokoknya yang merdu dan unik. Yang membedakan ayam ini dengan jenis lainnya adalah bulunya yang terbalik ke belakang atau ke depan, sehingga sering di sebut sebagai ayam dengan bulu keriting.

Keberadaan Ayam Walik dapat di katakan sebagai sesuatu yang langka, terutama di wilayah Indonesia. Meskipun merupakan jenis ayam lokal, Ayam Walik masih cukup jarang di temukan jika di bandingkan dengan ayam kampung biasa. Karena penampilannya yg unik, banyak kolektor yang memburu Ayam Walik untuk di jadikan sebagai ayam hias. Mereka memeliharanya hanya untuk menikmati keindahannya semata.

Meskipun memiliki harga yang sedikit tinggi, hal tersebut tidak menyurutkan minat para kolektor untuk memelihara Ayam Walik. Wilayah Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang dominan dalam penyebaran Ayam Walik, yg juga di kenal dengan sebutan Ayam Rintit. Dengan keunikan bulunya dan keindahan penampilannya, Ayam Walik menjadi salah satu aset unggulan dari kekayaan alam Indonesia yang patut di jaga dan di lestarikan.

Ragam Jenis Ayam Walik di Indonesia

Dalam 5-10 tahun mendatang, perkembangan dalam peternakan dan kepiawaian dalam pembiakan di Indonesia di prediksi akan mengalami perubahan yang signifikan. Pemerintah, melalui dinas peternakan, mulai memberikan perhatian lebih untuk menyeimbangkan dan mendukung upaya pelestarian serta peningkatan kualitas ternak.

Meskipun terdapat penemuan strain baru yang hasil dari penelitian bertahun-tahun, namun tanpa tempat dan dukungan yang memadai dari pemerintah, pengenalan serta penyebarannya akan menjadi lebih sulit. Saat ini, beberapa klasifikasi yg dapat di kenal dari ayam walik ini antara lain:

Walik Putih

Jenis pertama dari ayam walik ini memang sangat cocok sebagai hewan peliharaan hias yang istimewa. Pengembangannya di lakukan melalui pemurnian genetik untuk meningkatkan keindahan warna bulunya. Hasilnya, banyak yang menetapkan harga yg cukup tinggi, sekitar Rp. 500.000 per ekor dewasa.

Mengapa harganya bisa mahal? Tentu saja, hal ini di sebabkan oleh proses panjang dan teliti dalam seleksi F1, F2, dan F3 yg sangat rumit. Penampilan fisik yang menawan dan cantik membuatnya semakin bernilai tinggi di pasaran.

Walik Sura

Berdasarkan beberapa informasi yang kami ketahui, Ayam Walik Sura memiliki karakteristik bulu yang terbalik dengan warna bulu yg umumnya hitam. Namun, perlu di catat bahwa ada kemungkinan variasi dalam warna hitam tersebut, baik itu hitam lar kumbang maupun hasil silangan dengan ayam cemani.

Kate Walik

Tidak ingin ketinggalan dalam klasifikasi, salah satu jenis Ayam Walik merupakan hasil perkawinan silang dengan strain kate. Meskipun memiliki ukuran mini, namun kecantikannya sebagai kategori hias tidak di ragukan lagi. Jenis terbaru ini tetap menjadi pilihan yang kuat dengan harga yg cukup tinggi, sekitar Rp. 500.000 per pasang untuk usia 5 bulan ke atas.

Selain itu, dengan adanya perlombaan ayam kate yg semakin populer, minat kolektor dan penghobi semakin meningkat. Jadi, jangan meremehkan kehadiran gen bulu keriting ini yang semakin memperkaya dunia peternakan yang terus berkembang pesat.

Walik Sekul

Klasifikasi ketiga ini dapat di identifikasi dengan ciri bulu yg seluruhnya terbalik, bukan hanya sebagian atau bagian tertentu saja. Kemungkinan besar, jenis ini dapat di jadikan sebagai indukan berkualitas untuk di lakukan crossbreed dengan strain yang di inginkan.

Bagi masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta, nama “sekul” sering di artikan sebagai “jali”. Namun, sebenarnya arti dari “sekul” adalah keadaan di mana bulu secara keseluruhan terbalik. Jadi, penting untuk tidak salah menafsirkan artinya.

Walik Cemani

Berikutnya, jenis ini memiliki harga yang lebih tinggi di bandingkan dengan yg sebelumnya. Sebagai strain cemani, sudah menjadi hal yang umum bahwa harga ayam ini memang mahal. Para peternak seringkali menawarkan harga fantastis untuk jenis ini.

Keistimewaan terletak pada keserasian warna bulu yang mengkilap hitam, serta warna hitam yg merata pada kaki, paruh, kulit, dan mata. Hal ini membuatnya menjadi daya tarik tersendiri, bahkan bagi mereka yang tidak terlalu paham. Biasanya, jenis ayam walik cemani ini bisa di jual dengan harga sekitar Rp. 1.000.000 per ekor.

Walik Tulak

Jenis Ayam Walik Tulak memiliki ciri-ciri bulu tertentu dengan hanya dua warna yg dominan. Umumnya, ayam tulak yg di temui di masyarakat memiliki bulu keriting di seluruh tubuhnya, namun hanya satu bagian bulu yang memiliki warna yang berbeda. Sebagai contoh, seluruh badan ayam tersebut berbulu putih, namun bagian punggungnya berwarna hitam. Inilah yang dimaksud dengan tulak.

Kelebihan & Kekurangan Ayam Walik

Banyak yang menganggap ayam walik sebagai sumber genetik untuk menciptakan varietas bulu baru dengan jenis ayam lainnya. Beberapa peternak telah berhasil menghasilkan varietas seperti walik cemani (walcem), kate walek, bangkok walik, dan masih banyak lagi. Dari berbagai contoh tersebut, terlihat bahwa genetika unggas bulu keriting ini tetap menawan dan menarik, bahkan ketika di silangkan dengan berbagai strain lain.

Kelebihan

Ada beberapa poin penting yang perlu kita ketahui tentang keunggulan ayam walik, terutama bagi para pecinta hewan peliharaan, khususnya ayam. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Sangat cocok untuk bahan persilangan (crossbreed).
  • Mudah beradaptasi dengan lingkungan panas.
  • Postur dan tulangnya sedang, memberikan kestabilan tubuh.
  • Memiliki jengger tunggal tegak dan bergerigi.
  • Genetika pigmen melanin, menghasilkan warna bulu yg menarik.
  • Harganya masih terjangkau, membuatnya lebih mudah diakses oleh para peternak.
  • Perawatannya relatif mudah, sehingga cocok bagi pemula dalam beternak ayam.
  • Terdapat berbagai variasi warna bulu unik, menambah pesona estetika ayam.
  • Memiliki ciri khas bulu terbalik, memberikan penampilan menarik dan unik.

Kekurangan

Namun, tidak hanya keunggulan yang perlu diketahui. Seperti halnya makhluk hidup lainnya, ayam walik juga memiliki kekurangan. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah:

  • Anakan walik kurang tahan terhadap udara dingin dan lembab.
  • Produksi telur berkisar antara 10 hingga 15 butir setiap periode, relatif rendah dibandingkan dengan beberapa jenis ayam lainnya.
  • Masih sedikit peternak memiliki walik, membuatnya sulit untuk diakses oleh masyarakat umum.
  • Memerlukan waktu cukup lama untuk menghilangkan sifat genetiknya, sehingga proses seleksi dan persilangan menjadi lebih kompleks.
  • Pangsa pasar walik masih tergolong kecil, menyebabkan sulitnya dalam pemasaran.

Harga jual ayam walik berkisar antara 300.000 hingga 500.000 per ekor untuk usia di atas 3 bulan, menunjukkan bahwa harga relatif tinggi namun sebanding dengan keunikan dan keistimewaannya.

Cara Budidaya Ayam Walik

Sebagai salah satu jenis ayam langka di Indonesia, mengembangkan ayam walik memang tidak semudah mengembangkan ayam bangkok atau ayam kampung. Hal ini memerlukan perawatan yang lebih intensif daripada jenis ayam lokal lainnya.

Untuk berhasil dalam beternak ayam walik, ada beberapa langkah yg dapat diambil, antara lain:

  • Mengamati dan menganalisis pasar dengan teliti, terutama untuk jenis walik yg paling dicari dan memiliki harga yang stabil. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk memasarkan walik dan menghindari persaingan harga terlalu rendah.
  • Memperhatikan peningkatan kualitas indukan dan anakan. Banyak peternak yg terlena dengan kesuksesan awal mereka dan tidak memperhatikan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Penting untuk terus meningkatkan kualitas walik diternak agar dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
  • Persiapkan alat-alat yg diperlukan, termasuk kandang sesuai, pakan yg berkualitas, suplemen vitamin yang dibutuhkan, dan tentu saja, ayam walik itu sendiri. Memiliki peralatan yang lengkap dan memadai akan membantu dalam proses beternak dan menjaga kesehatan ayam walik.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut dan memberikan perawatan yayg g baik, di harapkan dapat meningkatkan kesuksesan dalam beternak ayam walik dan menjaga keberlanjutannya di masa depan.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *