Ayam Wyandotte: Sejarah, Ciri Khas, dan Kelebihannya

Ayam Wyandotte

Researchpaperorder – Ayam Wyandotte, yang memiliki keunggulan beragam telah di kembangkan sejak tahun 1870-an. Keunikan dari unggas berbulu indah ini di beri nama oleh penduduk asli Wyandot di Amerika Utara. Kepopulerannya cepat menyebar ke berbagai negara Eropa dan Asia. Saat ini, spesies ini terus berkembang dan klasifikasinya dapat di bedakan berdasarkan warna bulu ayam. Banyak orang memelihara ayam Wyandotte untuk mendapatkan telur coklatnya dan daging berkulit kuning.

Jika Anda tertarik untuk memelihara Ayam Wyandotte, maka bisa menyimak ulasan kami bawah ini. Dalam kesempatan ini, kami akan membagikan informasi tentang ayam Wyandotte kepada Anda, mulai dari sejarahnya hingga ciri khusus yang di milikinya. Mari terus simak ulasan bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut.

Sejarah Singkat Asal Usul Ayam Wyandotte

Pada awal abad ke-1883, munculah jenis ayam di Amerika Serikat yang di beri nama Wyandotte. Salah satu alasan utama dalam pemberian nama ini adalah sebagai bentuk penghormatan terhadap suku Indian karena keindahan bulunya. Selain itu, corak bulu ayam ini juga mirip dengan bulu yang sering di gunakan oleh suku Indian sebagai hiasan pada bagian kepala mereka.

Dalam beberapa dekade terakhir, pengembangbiakkan ayam Wyandotte telah di lakukan. Sehingga, muncullah spesies baru dari jenis Wyandotte, seperti Wyandotte silver dan silver border. Keindahan pola warna bulu ini membuatnya menjadi pilihan populer baik sebagai ayam pertunjukan maupun ayam hias.

Untuk menghasilkan warna perak, metode persilangan dengan spesies lain di lakukan. Berdasarkan silsilah leluhurnya, Wyandotte memiliki ciri khas bulu tepi perak yang di kombinasikan dengan produktivitas tinggi dalam menghasilkan telur dan daging.

Ciri Khas dari Jenis Ayam Wyandotte

Seperti jenis ayam lainnya, Ayam Wyandotte juga memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari strain ayam pada umumnya. Ciri-ciri ini menambah daya tarik bagi para penghobi ayam untuk memeliharanya.

  • Bentuk fisiknya berbulat dengan badan yang sedang membusungkan dada.
  • Kepala sedang dengan jengger kecil yang simetris dan cuping berwarna merah muda.
  • Paruhnya berwarna kuning pucat.
  • Umumnya, kaki berwarna kuning, tetapi warna bulu pada bagian kakinya biasanya akan menyesuaikan dengan warna ayamnya.
  • Ayam betina mirip dengan ayam jantan, hanya ukurannya sedikit lebih kecil.
  • Tepi bulu Ayam Wyandotte sering kali berwarna perak dan banyak yang menyerupai corak batik.
  • Karakter ekornya menjulang ke atas dan pendek, sebagian besar berwarna hitam, tetapi terkadang ada yang berwarna keemasan.
  • Telur yang di hasilkannya berwarna coklat.

Dengan berbagai ciri khas yang di milikinya, Ayam Wyandotte menjadi pilihan menarik bagi para penggemar ayam. Apakah Anda sudah memahami semua ciri khas ini? Jika ya, mari kita lanjutkan ke informasi berikutnya.

Jenis Ayam Wyandotte Berdasarkan Ciri Khas Warna Bulu

Setelah beberapa dekade pengembangbiakkan, akhirnya dari strain Ayam Wyandotte muncul klasifikasi berdasarkan ciri khas warna bulu. Hal ini menambah daya tarik bagi peternak dan penghobi ayam.

Pengembangan dan perbaikan secara menyeluruh terus di lakukan untuk mendapatkan hasil yang sempurna dari strain Ayam Wyandotte berbulu batik ini. Saat ini, Anda bisa mendapatkan Ayam Wyandotte di mana saja, tidak hanya Amerika atau Inggris. Berikut bawah ini beberapa jenis Ayam Wyandotte populer antara lain :

Silver Laced Wyandotte

Jenis Wyandotte Silver Laced, telah ada selama lebih dari seratus tahun dan di kembangkan di Amerika Serikat. Ini adalah varian asli Ayam Wyandotte, yang mana semua variasi Wyandotte berasal.

Karakteristiknya mencakup warna dasar bulu yang hitam yang kemudian di sempurnakan dengan bulu putih perak pada bagian lapisan terluar dan bulu rawisnya. Selain itu, Wyandotte Silver Laced memiliki jengger berbentuk mawar dengan warna merah cerah. Sejak awal kemunculannya, ayam ini di pelihara untuk tujuan ganda, yaitu untuk menghasilkan telur dan daging.

Golden Laced Wyandotte

Kemudian, untuk varietas berikutnya ini tidak jauh berbeda dengan yang pertama. Ciri khasnya adalah keseragaman warna bulu dasar dan pelengkapnya. Gold Wyandotte memiliki warna yang mirip dengan emas, namun dengan sentuhan warna hitam dan kemilauan pada sepanjang tepi bulunya.

Selain itu, keindahan corak bulunya sangat mirip dengan batik, tetapi dengan perpaduan warna hitam dan orange. Umumnya, karakteristik dari paruh dan kakinya menyesuaikan dengan warna dasar bulunya. Selama masa DOC (Day Old Chick) hingga masa remaja, ayam akan lebih dominan dengan corak hitam daripada warna kuning atau kecoklatan.

Blue Laced Red Wyandotte

Jenis Wyandotte selanjutnya sangat unik dan menarik perhatian setiap orang yang melihatnya yakni Blue Laced Red. Bagaimana tidak, dengan segudang keindahan warna bulunya yang di lengkapi dengan sentuhan biru dan di sempurnakan dengan warna rawis merah atau orange.

Adanya persilangan Wyandotte yang terus menerus menghasilkan keberagaman varietas warna. Asal mula dari genetik ini, sepertinya berasal dari indukan Blue Laced dengan pejantan Red Laced Wyandotte.

Pembagian genetik yang pas menghasilkan keindahan warna bulu yang benar-benar mirip dengan batik. Selain itu, hal ini juga menambah daya tarik bagi setiap penghobi ayam, karena memelihara Ayam Wyandotte ini bisa di jadikan sebagai ayam hias atau untuk tujuan ganda lainnya.

Buff Laced Wyandotte

Jenis Wyandotte Buff Laced memiliki ciri khas warna dasar putih terang yang dilengkapi dengan bulu pelengkap merah cerah atau merah kecoklatan. Tipe Buff memang tidak jauh berbeda dengan Blue Laced Red Wyandotte. Perbedaan yang paling mencolok terletak pada warna dasarnya, antara biru dan putih.

Selain itu, pola warna pada bagian dada Buff Laced mirip dengan motif batik, dan tidak dapat disangkal bahwa nama-namanya sering bervariasi di berbagai daerah. Ciri khas lainnya adalah bulunya yang lebat dan posturnya yang membusung ke depan.

Black Laced Wyandotte

Sesuai dengan namanya, jenis Black Wyandotte merupakan varietas klasik karena mempunyai warna dasar bulu berwarna hitam yang dilengkapi dengan warna rawis merah cerah dan tua. Meskipun begitu, Black Wyandotte tetap tidak boleh dianggap remeh.

Dari segi sejarah, ayam ini telah dipelihara untuk tujuan ganda, sehingga peternak lokal di Indonesia dapat mengimpornya sebagai sumber genetik untuk menghasilkan ayam persilangan super.

Tidak hanya itu, beberapa varietas warna yang unik dari luar negeri juga dimanfaatkan untuk menjadi ayam show atau ayam hias dalam event pameran unggas. Dengan demikian, Anda tetap bisa memelihara ayam ini dengan tujuan yang berbeda-beda.

Kelebihan dari Ayam Wyandotte

Keistimewaan Ayam Wyandotte dibandingkan dengan jenis ayam lainnya adalah sebagai berikut:

  • Memiliki warna bulu yang indah dan unik.
  • Karakter alamiahnya tenang dan ramah.
  • Memiliki keunggulan dalam menghasilkan telur, daging, dan sebagai hiasan.
  • Dapat dijadikan sebagai persilangan dengan jenis ayam lain.
  • Mampu beradaptasi dengan baik di berbagai iklim.
  • Pertumbuhan dan perkembangan anak ayamnya cepat.
  • Daya tahan terhadap berbagai penyakit tinggi.
  • Menghasilkan telur sebanyak 150-200 butir setiap tahunnya.
  • Tidak memerlukan perawatan khusus.

Selain itu, Ayam Wyandotte juga memiliki keberagaman warna yang berbeda-beda, membuka peluang bagi peternak untuk melakukan perkawinan silang antara ayam ras lokal dengan Wyandotte. Demikian ulasan kami, semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Anda yang tertarik untuk memelihara Ayam Wyandotte satu ini. Salam satu hobi.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *