Cara Membuat Media Tempat Bertelur Ayam Yang Tepat

tempat bertelur ayam

Researchpaperorder – Tempat bertelur ayam memainkan peran penting dalam mendukung produksi telur dan anak ayam (DOC). Ayam betina yang bertelur dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi peternak. Manfaat utama yang dapat di optimalkan adalah telur ayam yang dapat di gunakan untuk konsumsi atau di jual bersama dengan anak ayam. Oleh karena itu, penting bagi peternak untuk mengoptimalkan produksi telur dari ayam yang mereka pelihara.

Namun, tidak hanya ayam petelur yang dapat memberikan keuntungan besar. Ayam bangkok dan ayam hias juga dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para penghobi. Oleh karena itu, tidak ada yang sia-sia dari ayam yang bertelur. Oleh karena itu, tempat bertelur ayam menjadi faktor yang krusial dan tidak boleh di abaikan.

Manfaat Sarang Tempat Bertelur Ayam

Adanya sarang untuk ayam yang hendak bertelur sangatlah penting. Ketika ayam betina siap untuk berkembang biak, penting untuk menyediakan sarangnya agar proses bertelur berjalan dengan lancar. Tanpa tempat yang di siapkan dengan baik, ayam cenderung akan bertelur secara sembarangan, yang dapat menyebabkan telur tersebar di mana-mana.

Selain itu, jika Anda beternak ayam jenis petelur, situasi yang tidak di inginkan seperti pertarungan antar ayam untuk mendapatkan tempat bertelur dapat terjadi. Ini bisa menyebabkan telur pecah atau di makan oleh ayam lainnya. Bagi peternak yang masih baru atau awam, hal ini bisa menjadi masalah yang membingungkan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, penting bagi peternak untuk mengetahui cara membuat sarang ayam bertelur dengan baik dan benar. Dengan demikian, saya akan memberikan rekomendasi tentang cara membuat sarang ayam yang efektif dan aman bagi proses bertelur. Mari kita simak ulasan lengkapnya ada di bawah ini.

Media Alas Bertelur Ayam Yang Cocok

Dalam membuat sarang telur ayam bangkok yang baik, langkah pertama yang perlu di lakukan adalah menggunakan alas yang sesuai. Alas ini bertujuan untuk memberikan lingkungan yang hangat ketika ayam hendak bertelur atau sedang dalam masa pengeraman, sehingga telur dapat menetas dengan maksimal.

Anda mungkin pernah mengalami situasi di mana meskipun sudah di sediakan alas sarang, ayam betina masih mangais-mengais dan membuat sarang yang tidak rapi. Hal ini sebenarnya merupakan insting alami dari ayam betina yang menandakan bahwa mereka siap untuk bertelur dan ingin menciptakan sarang yang aman dan nyaman untuk menetaskan telur.

Untuk itu, kami merekomendasikan empat opsi alas sarang yang dapat Anda gunakan. Kriteria utama dari alas yang baik adalah kering, tidak menyebabkan kelembaban, dan tidak menghasilkan gurem. Berikut adalah daftar opsi alas tempat bertelur ayam versi kami:

  • Jerami
  • Rumput ilalang
  • Daun pisang kering
  • Karung goni
  • Daun sere
  • Kertas koran
  • Pasir

Dengan memilih salah satu dari opsi tersebut, Anda dapat membantu menciptakan lingkungan yang ideal bagi ayam bangkok Anda untuk bertelur dengan nyaman dan aman.

Ukuran Ideal Tempat Bertelur Ayam

Ukuran tempat bertelur untuk ayam bangkok dan jenis ayam lainnya idealnya memiliki di mensi minimal 30×35 atau 40×40 cm. Namun, model tempat bertelur dapat di sesuaikan dengan kondisi kandang yang di miliki oleh peternak.

Ketika memperhitungkan ukuran tempat bertelur, yang perlu di perhatikan adalah luasnya dan tinggi batas pengeraman. Misalnya, dengan panjang 35 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 40 cm, tempat bertelur akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi ayam untuk mulai menyimpan telur.

Selain itu, pemberian alas yang tepat juga sangat penting, karena ini mempengaruhi posisi telur dan mencegah telur pecah. Oleh karena itu, belajar untuk membuat sarang ayam menjadi hal yang penting bagi peternak agar dapat memberikan lingkungan yang ideal bagi ayam bertelur.

Cara Membuat Media Tempat Bertelur Ayam

Salah satu cara yang paling efektif untuk mengatasi ayam bertelur sembarangan adalah dengan menyediakan tempat khusus bagi mereka untuk bertelur. Ayam memiliki insting yang peka terhadap lingkungan yang di anggap nyaman dan aman untuk menyimpan telur hasil bertelurnya.

Namun, tempat bertelur harus di sesuaikan dengan jenis ayam yang di pelihara dan jumlahnya. Setiap jenis ayam memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda, sehingga penanganannya pun berbeda-beda. Untuk membantu Anda memahaminya lebih baik, berikut beberapa contoh yang kami sediakan:

Papan Kayu

Media pertama untuk membuat tempat bertelur ayam, khususnya untuk ayam Bangkok, dapat dilakukan dengan menggunakan bahan baku berupa papan kayu atau triplek. Dengan memanfaatkan bahan media yang tersedia, ini dapat mengurangi biaya pembuatan karena Anda hanya membutuhkan gergaji, palu, dan paku untuk membuatnya dengan baik.

Ukuran tarangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kandang ayam bertelur Anda. Untuk membuat ayam nyaman bertelur di tempat yang Anda sediakan, jangan lupa untuk menambahkan alas seperti jerami, serabut kelapa, atau ilalang. Ini akan membantu menciptakan lingkungan yang nyaman dan sesuai untuk ayam bertelur.

Kardus

Salah satu cara termudah dan hemat untuk membuat media tempat bertelur ayam adalah dengan menggunakan kardus bekas. Anda dapat menggunakan kardus seperti yang biasa digunakan untuk kemasan mie instan atau produk sejenis. Namun, untuk menjadikannya lebih tahan lama, disarankan untuk mencari kardus yang lebih tebal dan tidak mudah lembab.

Dengan menggunakan bahan media yang sudah tidak terpakai ini, Anda dapat mengatasi kebutuhan sementara Anda. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kardus sebagai media tempat bertelur ayam ini lebih cocok untuk penggunaan jangka pendek. Seiring waktu, kardus cenderung akan semakin rusak dan mungkin mengalami kerusakan, seperti robek. Oleh karena itu, tempatkan kardus tersebut di tempat yang kering agar dapat bertahan lebih lama.

Bambu

Media selanjutnya untuk membuat tempat bertelur ayam adalah menggunakan bambu. Banyak peternak yang membuatnya sendiri atau membelinya dari pengrajin kandang ayam. Media ini sangat unik karena menggunakan bambu utuh yang dibuat menjadi lingkaran di bagian atasnya. Selain itu, juga dilengkapi dengan bambu tipis sebagai kulit luar dari sarang ini. Media ini sangat cocok untuk peternak ayam kampung atau ayam aduan dengan menggunakan kandang sistem koloni.

Selain itu, media lainnya menggunakan tenggok bambu yang biasanya digunakan oleh tukang bangunan untuk menangkut pasir atau batu. Mungkin pada awalnya kita tidak berpikir bahwa itu bisa digunakan sebagai tempat bertelur ayam, namun dengan deskripsi ini, akan membuka ide bagi kita semua.

Keranjang Plastik

Anda bisa membuat tempat bertelur ayam dengan mudah dan tanpa biaya tambahan menggunakan keranjang plastik bekas buah. Keranjang tersebut memiliki ukuran dan bentuk yang ideal untuk tujuan tersebut, sehingga tidak perlu memotongnya yang justru bisa membuatnya lebih rumit.

Agar keranjang tetap stabil saat ayam hendak bertelur, Anda dapat mengikatnya dengan tali atau menata dengan rapat antara sisi-sisinya. Jika Anda tidak memiliki keranjang plastik bekas, Anda bisa mendapatkannya dengan membeli di toko buah terdekat.

Ban Bekas

Selanjutnya Anda dapat mengkreasikan ide dengan menggunakan ban bekas sebagai media tempat bertelur ayam. Ban mobil atau ban vespa sangat di rekomendasikan karena ukurannya yang luas dan tinggi sudah cukup untuk induk ayam mengerami telurnya.

Keunggulan menggunakan ban bekas sebagai tempat bertelur ini adalah efisiensi, perlindungan dari hama, dan ukurannya yang pas serta mudah di tempatkan. Selain itu, ban bekas juga memberikan daya hangat tambahan saat induk ayam mulai mengerami telur-telurnya.

Ember Cat

Dengan menggunakan ember bekas berukuran besar, Anda dapat menciptakan media bertelur ayam yang unik dan kreatif. Anda dapat membuat susunan seperti rak menggunakan papan kayu yang kemudian di isi dengan ember cat bekas tersebut.

Untuk meningkatkan estetika dan kepraktisan, Anda dapat melukis papan kayu agar terlihat lebih rapi dan menarik. Jika Anda ingin membuatnya terpisah, Anda bisa memasangnya di sudut kandang ayam dan menguatkan dengan menggunakan kayu atau paku.

Praktik seperti ini sering di temui di peternakan ayam di luar negeri. Dengan ide luar biasa ini, Anda dapat menginspirasi para pelaku peternakan di Indonesia untuk menggunakan ember bekas sebagai tempat bertelur ayam mereka.

Jerigen Plastik

Anda dapat menggunakan jerigen berukuran 5-10 liter untuk membuat sarang ayam. Jerigen memiliki beragam bentuk dan kapasitas, sehingga Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, jerigen memiliki keunggulan dalam hal tahan lama dan keawetan, serta lebih mudah di pasang di berbagai sisi kandang ayam.

Cara pembuatannya sangatlah mudah, Anda hanya perlu membelah jerigen sesuai dengan ukuran standar tempat ber telur ayam. Setelah itu, tinggal menambahkan alas yang kering sesuai dengan preferensi ayam. Dengan begitu, sarang ayam dari jerigen siap di gunakan. Dengan demikian, ini adalah rangkaian informasi tentang cara membuat tempat bertelur ayam versi kami. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi kita semua.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *