Ciri-Ciri dan Karakteristik Khas Ayam Kapas Silkie yang Unik

ayam kapas

Researchpaperorder – Ayam Kapas Silkie dapat di anggap sebagai pilihan yang sangat menarik dalam dunia ayam hias. Keunikan yang di miliki oleh ayam ini bisa di katakan menyatukan keindahan dari tiga jenis ayam hias berbeda. Dimana jambul Ayam Kapas menyerupai jambul dari Ayam Poland, sementara kulit, daging, dan tulangnya serupa dengan Ayam Cemani. Selain itu, pada bagian bulu kakinya, menyerupai bulu kaki dari Ayam Brahma.

Walaupun Ayam Kapas Silkie mungkin masih kurang terkenal di Indonesia, namun daya tariknya cukup memikat perhatian para pecinta ayam di luar negeri sana. Nama “silkie” sendiri di berikan karena bulu yang menyelimuti tubuhnya, menyerupai sutra dengan kelembutan luar biasa. Dengan penampilan tubuh yang unik, ayam silkie berhasil menarik hati banyak pecinta ayam hias.

Warna bulu Ayam Silkie sangat bervariasi, mulai dari berwarna hitam, putih, coklat keemasan, hingga abu-abu. Namun, keistimewaan lain yg di miliki oleh Ayam Silkie adalah kulitnya yang berwarna hitam, mirip dengan Ayam Kedu. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai Ayam Kapas Silkie ini, mari menyimak ulasan bawah ini.

Asal Usul Keberadaan Ayam Kapas Silkie

Ayam Kapas, atau yang juga terkenal sebagai Ayam Silkie, merupakan varietas ayam yang memiliki tampilan yg unik serta berbeda dari jenis ayam lain pada umumnya. Keistimewaan utama dari ayam silkie adalah bulunya sangat halus dan lembut, melapisi seluruh bagian tubuhnya. Bulu yg lembut ini di ketahui berasal dari mutasi gen yang menghasilkan genotipe yang unik dan khas. Mutasi gen tersebut menciptakan bulu pada Ayam Silkie yang menyerupai sutra, meliputi seluruh tubuhnya kecuali pada bagian paruh.

Sebagian besar sejarawan setuju bahwa ayam silkie ada sejak beberapa abad yang lalu dari wilayah Asia Timur, khususnya Tiongkok. Ayam kapas Silkie awalnya di sebut “Wu Gu Ji”, yang berarti “ayam yang memiliki bulu hitam.” Namun, akhirnya di sebut “Silkie”, berarti halus serta lembut seperti sutra.

Setelah di perkenalkan ke Barat pada abad ke-13, ayam kapas Silkie menjadi populer ke seluruh dunia. Karena sifatnya yg ramah, bulu yang indah, dan bentuk tubuhnya yang unik, mereka banyak di pelihara. Meskipun asal usulnya masih menjadi misteri, Silkie Chicken telah menjadi salah satu jenis ayam paling terkenal serta di minati di seluruh dunia, terutama untuk pameran dan hewan peliharaan.

Ciri-Ciri dan Karakteristik Khas Ayam Kapas Silkie

Ayam Kapas tidak hanya menonjolkan keunikan pada bulu yg lembut, tetapi juga memiliki kulit serta daging berwarna hitam yang cukup unik. Adanya gen melanotic menjadi penyebab utama kulit hitam pada ayam silkie, dengan sifat gen tersebut yg cukup dominan.

Kulit dan daging ayam yang berwarna hitam di yakini memiliki nilai penyembuhan dalam tradisi masyarakat Tionghoa. Di Jepang, daging Ayam Kapas di olah menjadi sup atau hot pot dengan proses memasak cukup lama, membuat hidangan ini menjadi mahal.

Selain di jadikan hidangan, Ayam Silkie juga dapat di jadikan sebagai ternak. Telur yang di hasilkan oleh Ayam Kapas memiliki nilai jual tinggi, terutama karena kuning telurnya yg memiliki warna oranye terang karena adanya tambahan rempah-rempah dalam pakan ayam.

Ayam Kapas juga terkenal dengan kemampuannya dalam produksi telur cukup tinggi, mencapai sekitar 200 butir per tahunnya. Selain itu, ayam silkie memiliki sifat mengerami yg baik. Setelah mengenal Ayam Kapas secara umum, terdapat beberapa ciri-ciri spesifik yang membedakannya, antara lain:

  • Paruh berwarna biru kehitaman, mata berwarna hitam, serta jengger berbentuk bunga mawar dengan ukuran sangat kecil.
  • Memiliki lima jari serta kakinya berwarna biru pucat.
  • Bobotnya cukup rendah di bandingkan dengan ayam lain, yakni sekitar 0,8 kg untuk ayam jantan dan 0,8-1 kg untuk ayam betina.
  • Ayam betina tidak memiliki jengger, sementara ayam jantan memiliki jengger dengan bentuk menyerupai bunga mawar.
  • Sifatnya jinak serta mampu mengerami telurnya sendiri.
  • Biasanya memiliki bulu pada jari kakinya.

Jenis Ayam Kapas Silkie

Umumnya, Ayam Kapas dapat di bedakan berdasarkan variasi warna bulu yang melapisi tubuhnya. Berikut adalah beberapa jenis Ayam Kapas yang patut untuk Anda kenali:

Ayam Kapas Hitam

Sesuai dengan namanya, ayam silkie memiliki bulu berwarna hitam yg menarik dan cocok sebagai ayam hias. Kulit dan daging Ayam Kapas ini juga berwarna hitam, mirip dengan Ayam Cemani. Jenggernya memiliki warna merah kehitaman, sementara bagian cuping telinganya berwarna coklat kehijauan. Dengan kaki berjari 5 yang relatif pendek, ayam silkie sering di sebut sebagai Ayam Kate Sutra Hitam, dan di duga merupakan hasil persilangan.

Ayam Silkie Jepang

Ayam ini menonjolkan bulu yang halus seperti rambut, sementara kulit muka, badan, daging, dan cuping telinga memiliki warna biru keunguan. Bagian belakang jenggernya memiliki bulu kuncung yg runcing. Paruhnya kecil, lehernya tidak terlalu panjang, dan bentuk badannya menciptakan penampilan yang menarik.

Ayam Silkie Putih

Jenis ini paling umum ditemui dan memiliki bulu berwarna putih lembut. Ciri-ciri fisiknya serupa dengan Silkie Chicken pada umumnya, termasuk kaki, paruh, dan jengger berwarna hitam, serta jari kaki berjumlah 5.

Ayam Silkie Cina

Ayam ini memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan Ayam Sutra Siam, namun dengan ukuran yg lebih besar. Bulunya menyerupai wol, sehingga sering di sebut sebagai Wolhoenders atau Ayam Wol oleh orang Belanda. Ayam betina jenis ini di kenal sebagai petelur dan pengeram yang baik, menambah nilai fungsionalitasnya.

Ayam Siamese Silkie

Jenis Ayam Kapas ini memamerkan bulu putih yang halus dan lembut dengan karakter yang tenang. Jenggernya tunggal dan berukuran besar menggantung. Bagian cuping telinga, jengger, dan muka berwarna merah kebiruan, sementara paruh dan kaki dapat memiliki warna kuning atau coklat.

Ayam Silkie Coklat

Bulu Ayam Sutra Coklat memiliki warna coklat keemasan, menjadikannya pilihan ideal sebagai ayam hias. Tidak hanya berwarna coklat, beberapa bagian tubuhnya juga mungkin memiliki warna lain, seperti hitam.

Pemberian Pakan Ayam Kapas

Penggunaan pakan untuk Silkie Chicken dibagi menjadi dua hingga tiga jenis tergantung pada usia ayam tersebut. Untuk anakan ayam kapas dengan usia 0-2 bulan, disarankan menggunakan full voer berbentuk butiran seperti 591, AD1, 511, atau BR Super. Jenis pakan ini memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan tulang pada periode anak-anak. Setelah mencapai usia 2 bulan atau lebih, pakan kombinasi dapat diberikan, yg terdiri dari jagung, beras merah, gabah, dan dedak.

Sebaiknya, sebelum mengaplikasikan jenis pakan, penting untuk mengetahui kandungan nutrisi secara rinci, termasuk vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. Hal ini bertujuan agar keseimbangan antara vitamin dan protein dapat terjaga dengan baik. Dengan memahami kebutuhan nutrisi pada setiap tahap pertumbuhan, dapat dipastikan bahwa pakan yg diberikan mendukung pertumbuhan yang sehat dan optimal.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *